GEMPA BUMI
Gempa Magnitudo 2,0 Guncang Ternate, Getarannya Dirasakan Warga Ternate Utara
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,0 yang mengguncang wilayah Kota Ternate, Maluku Utara, Selasa (28/4/2026) pukul 17.47 WIB
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/GEMPA-TERASA-Gempa-yang-terjadi-di-Ternate-sore-ini-rupanya-dirasakan-warga-setempat.jpg)
Ringkasan Berita:
- Gempa bumi magnitudo 2,0 mengguncang wilayah timur laut Ternate, Maluku Utara, Selasa (28/4/2026) pukul 17.47 WIB dengan kedalaman 5 kilometer.
- BMKG menyebut gempa dangkal tersebut dirasakan warga di wilayah Ternate Utara meski berpotensi kecil menimbulkan kerusakan.
- Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan dan terus memantau informasi resmi BMKG.
TRIBUNGORONTALO.COM — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,0 yang mengguncang wilayah Kota Ternate, Maluku Utara, Selasa (28/4/2026) pukul 17.47 WIB dilaporkan turut dirasakan warga di sejumlah wilayah sekitar pusat gempa.
Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di koordinat 0.80 Lintang Utara dan 127.40 Bujur Timur atau sekitar 4 kilometer timur laut Ternate, Maluku Utara. Gempa terjadi pada kedalaman dangkal, yakni 5 kilometer.
BMKG menyebut getaran gempa dirasakan di wilayah Ternate Utara dengan skala intensitas rendah. Meski berkekuatan kecil, kedalaman gempa yang dangkal membuat getaran lebih mudah terasa oleh masyarakat di sekitar pusat gempa.
Wilayah Maluku Utara sendiri dikenal sebagai salah satu daerah dengan aktivitas seismik tinggi di Indonesia.
Kondisi ini dipengaruhi oleh pertemuan beberapa lempeng tektonik aktif, seperti lempeng Pasifik, Eurasia, dan Filipina, yang menyebabkan wilayah tersebut rawan gempa bumi.
Selain itu, keberadaan sesar aktif dan aktivitas vulkanik di sekitar kawasan Maluku Utara turut meningkatkan potensi terjadinya gempa.
Gempa magnitudo 2,0 umumnya tidak menimbulkan kerusakan signifikan.
Namun karena berada pada kedalaman 5 kilometer, getarannya dapat terasa cukup jelas di area dekat pusat gempa dibanding gempa yang lebih dalam.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.
Warga juga diminta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi dan hanya mengikuti perkembangan resmi dari BMKG.
Saat terjadi gempa, masyarakat disarankan segera mencari tempat aman, melindungi kepala dari benda jatuh, menjauhi kaca maupun bangunan yang rentan roboh, serta menuju area terbuka setelah guncangan berhenti.
Masyarakat diharapkan tetap tenang namun tetap siaga, serta terus memantau informasi resmi BMKG terkait perkembangan aktivitas gempa di wilayah Ternate dan sekitarnya. (*)