Pingsan dalam Mobil di Gorontalo
Seluruh Penumpang dan Sopir Telah Siuman, Dua Masih di UGD
Seluruh penumpang dan sopir mobil Avanza DM 1185 DB yang pingsan diduga keracunan freon telah siuman di Rumah Sakit (RS) Bunda.
Namun, dia tetap macu kendaraan. Bermasuki jalan depan Mapolda Gorontalo, Hofny tak tahan lagi. Dia juga melihat para penumpang sudah lemas dan pejamkan mata.
"Saya hentikan kendaraan pas depan Mapolda Gorontalo. Maksud saya hendak membantu menurunkan para penumpang yang mengeluh pusing dan lemas," ujarnya.
Karena tak kuat lagi, dia meminta bantuan di Pos Jaga Mapolda. Petugas polisi kemudian memberikan pertolongan dengan mengantar seluruh penumpang termasuk sopir ke Klinik Polda Gorontalo.
Mereka kemudian dirujuk ke RS Bunda.
Sebelumnya dilaporkan, sopir bersama empat penumpang di Gorontalo harus dilarikan ke RS Bunda, Kota Gorontalo, Kamis pagi.
Mereka lemas dan tak sadarkan diri dalam mobil Avansa DM 1185 DB diduga keracunan freon dari kebocoran air conditioner (AC) di Jalan Ahmad Abdul Wahab depan Markas Polda Gorontalo di Kabupaten Gorontalo.
Informasi yang diperoleh TribunGorontalo.com, kejadian di depan Polda Gorontalo sekira pukul jam 09.00 Wita.
Ceritanya rombongan menumpangi mobil berwarna merah maron dari Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo akan menghadiri kegiatan di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo di Kota Gorontalo.
Setibanya di jalan depan Polda Gorontalo, Kelurahan Pantumo, Kecamatan Telaga Biru, tiba-tiba sopir dan seluruh penumpang mengaku lemas. Mereka akhirnya ditolong oleh warga dan anggota Polda Gorontalo.
Korban dibawa ke Dokkes Polda Gorontalo kemudian dirujuk ke RS Bunda untuk perawatan intensif.
Dari lima korban, saat ini masih penanganan intensif karena belum sadarkan diri. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/020622-RS-Bunda.jpg)