Rabu, 4 Maret 2026

Pilpres 2024

Pertemuan Gondangdia Jadi Sinyal Amunisi Prabowo-Puan? Bagaimana Nasib Anies

Duet Prabowo Subianto-Puan Maharani ketambahan amunisi? Spekulasi ini muncul usai manuver Ketua Umum Partai Gerindra.

Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Pertemuan Gondangdia Jadi Sinyal Amunisi Prabowo-Puan? Bagaimana Nasib Anies
Tribunnews
Menhan Prabowo Subianto (kiri) dan Ketua DPR Puan Maharani. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Duet Prabowo Subianto-Puan Maharani ketambahan amunisi? Spekulasi ini muncul usai manuver Ketua Umum Partai Gerindra yang memenuhi undangan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.

Prabowo bertemu Paloh di markas NasDem kawasan Gondangdia, Jakarta, Rabu (1/6/2022). Pertemuan itu disebut-sebut sebagai awal koalisi NasDem dengan Gerindra di Pilpres 2024.

Pada akhir Maret lalu, Prabowo menemui Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di kawasan Teuku Umar, Jakarta. Berbagai spekulasi muncul di antaranya manuver Prabowo kemarin, untuk menambahkan 'amunisi' Prabowo-Puan pada Pilpres 2024.

Pengamat Politik M Qodari mengatakan pertemuan itu menarik untuk dicermati.

"Ini manuver politik terbaru yang sangat menarik," kata Qodari ketika dikonfirmasi Tribunnews.com, Rabu (1/6/2022).
Menurut dia, pertemuan Prabowo dengan Paloh membuka ruang kemungkinan yang sangat lebar bagi peta politik akan datang.

Sebab selama ini Prabowo sebagai capres yang diusung Gerindra berpasangan dengan Puan Maharani sebagai cawapres.

Namun dengan pertemuan di Gondangdia itu akan membuka peluang Prabowo berpasangan dengan Cawapres yang diusung Partai NasDem.

"Kalau Gerindra koalisi dengan NasDem di Pilpres maka capres-nya sudah pasti Prabowo. Kebetulan kursi Gerindra (di parlemen) lebih besar dari NasDem," ujar Qodari sambil menambahkan jika dua partai ini berkoalisi maka bisa mengusung capres-cawapres di Pilpres 2024.

Lalu dengan demikian apakah Anies Baswedan yang selama ini kerap disebut-sebut akan diusung NasDem akan jadi cawapres Prabowo?

020622-Paloh-Prabowo
Ketua Partai Nasdem Surya Paloh bersama Ketua Partai Gerindra Prabowo Subianto usai melakukan pertemuan di DPP Partai Nasdem, Jakarta, Selasa (1/6/2022). Pertemuan ini merupakan silaturahmi antar partai yang membicarakan pentingnya stabilitas nasional.

"Kalau wakilnya (cawapres) dari NasDem maka tidak mungkin Anies karena dia mau maju jadi Capres. Kalau Surya Paloh capres atau cawapres katanya tidak maju. Sehingga inilah kelebihan dari NasDem yang fleksibel," ujar Qodari.
Bagaimana dengan Paket Prabowo-Anies?

Wakil Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Nasdem, Hermawi Taslim , menjelaskan terkait wacana Prabowo-Anies di Pilpres 2024.

Hermawi mengatakan masih banyak kemungkinan - kemungkinan terjadi menuju perhelatan politik lima tahunan itu.

"Ini belum final, belum bicara apa-apa, (masih sangat cair menunggu 2 tahun lagi)," terangnya dikutip Tribunnews.com dari tayangan Kompas TV.

Di sisi lain terkait Anies Baswedan, dikatakan Hermawi, bahwa Anies sudah masuk radar NasDem di Pilpres 2024, bersanding dengan belasan tokoh lainnya.

Hal ini juga dikarenakan survei Anies Baswedan tergolong tinggi.
Kemungkinan diajukannya duet Prabowo - Anies pun tak dijawab secara eksplisit oleh Hermawi.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved