Proyek Jalan Nani Wartabone Gorontalo
Gara-gara Proyek Jl Nani Wartabone, Geprek Bensu Kehilangan Pembeli
Proyek bernama Peningkatan Jalan Nani Wartabone tercatat dengan nomor tender 1137685 di LPSE. Tender dibuat oleh Dinas Pekerjaan...
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Pemilik franchise Geprek Bensu mengeluh. Pembeli kini tak melirik menu andalan di restoran tersebut.
Proyek bernilai miliaran rupiah itu memang kini dalam tahap pengerjaan. Namun, progress-nya mandek.
Sudah beberapa bulan, belum ada perubahan berarti. Pengerjaan masih sebatas pencetakan gorong-gorong.
Kendati, otoritas proyek itu sudah melakukan peletakan batu pertama pada akhir Desember 2021.
Ferdy Liberty, pemilik usaha ayam geprek bensu memang mendukung pembangunan itu. Apalagi manfaatnya besar untuk masyarakat.
Namun pengerjaanny mesti diperhatikan. Jangan berlarut-larut.
Dampak proyek itu justru mengulang apa yang dilakukan pandemi Covid-19; melumpuhkan ekonomi.
Proyek Jalan Nani Wartabone meliputi perbaikan pedestrian, median, serta drainase atau saluran air.
Namun, sejauh ini saluran itu sudah tergenang air.
Hanya ada pembatas di beberapa lokasi saja. Karena itu menurut Ferdy, kondisi itu membahayakan.
"Saluran ini berbahaya sekali seharusnya pihak pelaksana memberikan tanda atau pembatas, jangan sampai seperti kejadian yang di indomaret itu, " ungkap Pemilik Geprek Bensu.
Ferdy mengeluhkan, daya beli masyarakat menurun.
Karena saluran drainase yang besar, tidak sesuai dengan jembatan penyeberangan yang kecil.
Belum ditambah abu yang beterbangan, sangat mengganggu pengunjung.
"Baik ini saluran tapi kalau bisa jangan dibiarkan seperti ini, pasalnya bau dari selokan tersebut sangat mengganggu pengunjung yang ada,” tegas dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/30052022_Geprek-Bensu_Proyek-Nani.jpg)