Jawab Kritikan Tangani Minyak Goreng, Luhut: Yang Penting Masalah Beres
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menjawab berbagai cibiran tentang dirinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/080322-Luhut-Binsar-Pandjaitan.jpg)
"Kalau menurut saya persoalan itu tidak bisa dilakukan oleh para menteri-menteri, yasudah ganti saja (menterinya itu) supaya bisa berjalan sesuai dengan mekanisme yang ada, sesuai dengan regulasi peraturan perundang-undangan yang ada."
"Ini kan sistem dan regulasi dalam pelaksanaan (masalah) minyak goreng ini kan banyak yang kacau."
"Idealnya ya (persoalan) itu diseerahkan kepada menterinya, kalau nggak bisa pecat saja," kata Deddy.
Luhut akan Audit Seluruh Perusahaan Sawit
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, akan mengaudit seluruh perusahaan sawit di Indonesia mulai Juni 2022.
Langkah ini dilakukan untuk menyelesaikan persoalan kelangkaan minyak goreng di pasaran.
Ia menyebut audit yang ditargetkan ke seluruh perusahaan sawit ini menjadi yang pertama pemerintah lakukan dalam sejarah bangsa.
"Kita InsyaAllah akan beres, karena supply hari ini sudah cukup dan harga sekarang sudah mulai turun, distribusi, pengawasan juga sudah jalan."
"Nanti kita audit semua perusahaan kelapa sawit, yang belum pernah sepanjang sejarah, kita lakukan. Segera, awal Juni," kata Luhut kepada awak media, dikutip dari kanal YouTube tvOneNews, Rabu (25/5/2022).
Audit yang dilakukan nantinya meliputi pengecekan luas lahan perkebunan sawit, surat izin usaha, Hak Guna Usaha (HGU), dan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) hingga hasil produksinya.
Dalam hal ini, Luhut juga melarang perusahaan sawit berkantor di luar negeri, guna mengoptimalkan penerimaan negara melalui pajak.
"Luasnya berapa, HGU, HPL, lalu statusnya apakah sudah jelas, kemudian punya plasma tidak? dan produksinya."
"Tidak boleh ada headquarters kelapa sawit yang di luar wilayah Republik Indonesia. Harus di Indonesia supaya pajaknya," katanya.
Luhut Yakin Bisa Selesaikan Tugas Barunya
Diwartakan Tribunnews.com, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberikan tugas baru kepada Menko Luhut.