Proyek Jalan Nani Wartabone Gorontalo
Jalan Nani Wartabone; Kawasan Perputaran Uang Terbanyak di Kota Gorontalo
Padahal, jalan yang membentang di tiga kelurahan itu, adalah ruas segitiga emas bisnis dan jasa tersibuk di pusat Kota Gorontalo.
Ada 74 perusahaan yang tercatat mengikuti tender proyek menggunakan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tersebut.
Sebelumnya tender proyek ini sempat gagal sebanyak dua kali. Tender pertama dibuka pada 29 Juni 2021 dan tender kedua dibuka 13 Juli 2021.
Tender pertama gagal karena setelah masa aanwijzing berakhir, terdapat hal-hal atau ketentuan baru atau perubahan penting yang perlu ditampung.
Karena itu Kuasa Pengguna Anggaran melakukan Addendum terhadap Dokumen Rancangan Kontrak berkaitan dengan Kualifikasi Penyedia dan Peralatan utama yang disyaratkan.
Sementara tender kedua dibatalkan, karena tidak ada peserta yang lulus evaluasi penawaran sebagaimana yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan BAB III INSTRUKSI KEPADA PESERTA Huruf G.
Pantauan TribunGorontalo.com, Rabu (25/5/2022), fokus utama proyek sejak Mei hingga Juni 2022, masih pencetakan konstruksi gorong-gorong.
Ada puluhan pekerja sejak pagi mulai mengaduk semen, serta dua unit excavator dan lima truk pengangkut material berada di lokasi.
Marten Taha, Wali Kota Gorontalo melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek Peningkatan Jalan Nani Wartabone di Kota Gorontalo pada 31 Desember 2021.
Keluhan paling meresahkan dan memicu insiden dan mengganggu kesehatan lingkungan adalah sanitasi air buangan pemukiman warga.
"Ini pelayanan kami terganggu, banyak debu dan parkiran susah sejak awal tahun," kata pelayan Marry Caffe.
Hal serupa dikeluhkan Aldi pelanggan kedai Wong Solo. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/BCA-di-kawasan-Jl-Nani-Wartabone.jpg)