Proyek Jalan Nani Wartabone Gorontalo
Breaking News: Progress Proyek Rp 25 M Jl Nani Wartabone Kota Gorontalo Masih 25 Persen
Pantauan TribunGorontalo.com, Rabu (25/5/2022), fokus utama proyek sejak Mei hingga Juni 2022, masih pencetakan konstruksi gorong-gorong.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Peningkatan-Jalan-Nani-Wartabone.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Progres proyek Peningkatan Jalan Nani Wartabone di pusat Kota Gorontalo hingga kini masih berada di 25 persen. Padahal, peletakan batu pertama proyek itu sejak 31 Desember 2021.
Pantauan TribunGorontalo.com, Rabu (25/5/2022), fokus utama proyek sejak Mei hingga Juni 2022, masih pencetakan konstruksi gorong-gorong.
Ada puluhan pekerja sejak pagi mulai mengaduk semen, serta dua unit excavator dan lima truk pengangkut material berada di lokasi.
Baca juga: Proyek Jalan Nani Wartabone Picu Kemacetan di Jalan Hos Djokroaminoto Kota Gorontalo
Pencetakan gorong-gorong seukuran mobil mini MPV itu menggunakan separuh badan jalan.
Debu beterbangan masuk ke ratusan resto, kedai kopi, dan usaha kuliner di ruas jalan sepanjang 1,17 km itu.
Pada Sabtu (21/5/2022) petang, satu unit mobil plat nomor DM 1067 FA masuk saluran air.
Lokasinya tepat di depan minimarket Indomaret, kompleks Bundaran Saronde. Tak ada marka pembatas dan rambu peringatan di titik insiden. Saat hujan seluruh badan jalan tergenang air.
Keluhan paling meresahkan dan memicu insiden dan mengganggu kesehatan lingkungan adalah sanitasi air buangan pemukiman warga.
Durasi Proyek senilai Rp25,1 Miliar ini tujuh bulan, atau selesai Agustus 2022, usai Lebaran Idul Adha 1443 H.
"Ini pelayanan kami terganggu, banyak debu dan parkiran susah sejak awal tahun," kata pelayan Marry Caffe.
Hal serupa dikeluhkan Aldi pelanggan kedai Wong Solo.
Antum Abdullah Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Gorontalo menjelaskan, sesuai desain proyek, jalan tersebut akan dibuat satu arah dan akan membongkar median jalan.
Median sepanjang 1,1 kilometer itu membentang dari depan kampus Universitas Negeri Gorontalo (UNG) hingga Bundaran HI atau Bundaran Saronde.
Pengerjaannya kata dia menggunakan anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
“Jalan Nani Wartabone itu jika telah selesai pengerjaan nantinya akan jadi satu arah, di bagian kiri dan kanan jalan akan ada pedestrian dan landscape dan ada segala macam accesoris untuk jalan. Ruas jalannya pun dibuat lebih baik lagi,” ungkap Antum.