Final Liga Champions: Dendam Lama Liverpool Kontra Real Madrid
Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti menjawab misi balas dendam yang digaungkan Mohamed Salah jelang laga final Liga Champions.
Xabi Alonso merupakan pemain penting bagi Liverpool dan Real Madrid semasa jadi pesepak bola.
Perannya sebagai jendral lapangan tengah mengantarkan Liverpool dalam malam penuh keajaiban di Istanbul pada tahun 2005.
Ketika itu Liverpool tertinggal 0-3 di babak pertama dari AC Milan di laga final Liga Champions.
Liverpool bangkit, Xabi Alonso mencetak gol ketiga The Reds untuk memaksa laga berakhir imbang hingga perpanjangan waktu berakhir.
Di babak adu penalti, Liverpool sukses menaklukkan AC Milan.
Sementara bersama Real Madrid, Alonso menjadi bagian skuat yang memenangkan trofi Liga Champions musim 2014.
Meski tidak tampil dalam laga final karena skorsing kartu, Real Madrid ketika itu mengalahkan Atletico Madrid sekaligus menggenapkan trofi si Kuping Besar menjadi 10.
Malam kebahagiaan itu dikenal sebagai La Decima bagi Real Madrid. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Liga Champions: Teruntuk Mo Salah & Liverpool, Real Madrid Juga Punya Dendam Kesumat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Mohamed-Salah-berduel-dengan-Sergio-Ramos-di-Final-Liga-Champions-20172018.jpg)