Fakta Sering Begadang Bisa Berdampak Pada Kesehatan Mata

Tidur yang cukup membantu meningkatkan tingkat energi, suasana hati, dan kinerja kita secara keseluruhan.

Tribunnews.com
Ilustrasi begadang 

TRIBUNGORONTALO.COM - Apakah kamu termasuk orang yang sering begadang?

Jika iya, sebaiknya kamu batasi kebiasaan burukmu itu.

Sudah banyak penelitian yang membuktikan bahwa tidur yang cukup berengaruh besar pada kesehatan tubuh kita.

Tidur yang cukup membantu meningkatkan tingkat energi, suasana hati, dan kinerja kita secara keseluruhan.

Riset terbaru yang diterbitkan dalam Stem Cell Reports juga membuktikan bahwa tidur yang cukup juga berdampak pada kesehatan mata.

Riset dilakukan untuk memahami bagaimana tidur mempengaruhi kesehatan mata.

Gejala serangan jantung saat tidur, seperti nyeri dada dan muncul keringat dingin penting dikenali untuk dapat dikonsultasikan segera dengan dokter.

Cek Fakta Dalam riset tersebut, peneliti memeriksa kornea atau lapisan tipis jaringan yang menutupi mata, yang memainkan peran kunci dalam kesehatan dan fungsi mata secara keseluruhan.

Kornea yang sehat menunjukan kondisi mata yang sehat pula. Riset dilalukan dengan meneliti pola tidur tikus.

Setelah analisis data, ditemukan bahwa tikus yang tidak bisa tidur malam dengan baik memiliki korna mata yang buruk.

Sebaliknya, tikus yang mendapatkan tidur yang cukup menunjukkan kesehatan kornea yang lebih baik.

Hal ini terjadi karena tidur yang nyenyak membantu tubuh melawn stres oksidatif.

Stres oksidatif inilah yang bisa berpengaruh buruk pada mata.

Selain mempengaruhi mata, stres oksidatif juga bisa mempengaruhi kulit dan sel-sel tubuh kita.

Oleh karena itu, tidur yang cukup adalah kunci penting menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Tips tidur nyenyak

Agar bisa mendapatkan tidur yang nyenyak, Anda bisa melakukan tips berikut:

1. Tetapkan jadwal tidur yang sama Kualitas tidur bisa kita tingkatkan dengan menerapkan jadwal tidur yang konsistesn.

Hindari begadang di akhir pekan agar jadwal tidur kita tetap terjaga.

2. Ciptakan waktu tenang sebelum tidur Luangkan waktu 30 hingga 60 menit untuk tenang dan bersantai sebelum tidur.

Matikan gadget dan manfaatkan waktu tersebut untuk rileksasi.

Kita bisa memanfaatkanya untuk mendengarkan musik yang menenangkan, minum teh herbal, atau mandi air hangat.

Gejala serangan jantung saat tidur, seperti nyeri dada dan muncul keringat dingin penting dikenali untuk dapat dikonsultasikan segera dengan dokter.

Cek Fakta Baca juga: Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

3. Alihkan perhatian jika tidak bisa tidur Jika Anda tidak bisa tidur, cobalah untuk beranjak dari kasur dan alihkan perhatian sebelum kembali tidur.

Kita bisa alihkan perhatian dengan membaca, melakukan peregangan yoga, mewarnai, atau melakukan aktivitas-aktivitas menenangkan.

Namun, hindari melakukan aktivitas yang menuntut fisik dan pikiran bekerja terlalu keras, seperti melakukan pekerjaan rumah, membayar tagihan, atau bekerja dengan komputer.

4. Pelajari teknik relaksasi Mempelajari teknik relaksasi seperti meditasi dan relaksasi otot progresif dapat membantu kita tertidur.

Kita bisa meminta bantuan dokter atau spesialis agar bisa merasa lebih rileks ketika waktu tidur tiba.

Mengatasi stres dengan cara yang sehat juga penting untuk meningkatkan kualitas tidur dan kesehatan tubuh secara keseluruhan. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Riset Buktikan Kualitas Tidur Pengaruhi Kesehatan Mata", Klik untuk baca: https://health.kompas.com/read/2022/05/19/140000268/riset-buktikan-kualitas-tidur-pengaruhi-kesehatan-mata?page=2.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved