Cara Murah dan Cepat Tanam Jagung, Petani Boalemo Gorontalo Pakai 'Odong-odong'

Perkembangan teknologi yang begitu pesat saat ini, telah berhasil menghadirkan berbagai peralatan canggih guna mendukung aktivitas manusia.

Editor: Lodie Tombeg
TribunGorontalo.com/Ronald Rampi
Dua petani menanam jagung menggunakan 'odong-odong' di lahan pertanian Kabupaten Boalemo, Rabu (18/5/2022). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Tilamuta - Perkembangan teknologi yang begitu pesat saat ini, telah berhasil menghadirkan berbagai peralatan canggih guna mendukung aktivitas manusia.

Tak terkecuali untuk hadirnya peralatan modern di sektor pertanian.

Seperti petani yang ada di wilayah Gorontalo khususnya di Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo. Untuk menanam jagung, para petani harus menyewa tenaga manusia yang jumlah tidak sedikit.

Para pekerja harian yang disewa petani tersebut, secara berkelompok melakukan penanaman dengan sistem tugal manual. 

Namun sistem tugal manual menggunakan tenaga manusia itu, kini semakin berkurang. Pasalnya, petani mulai memilih untuk menggunakan fasilitas alat tanam jagung moderen.

Ya, sebuah alat yang terbuat dari kombinasi besi dan fiber, mampu melakukan penanaman jagung dengan lebih efektif dan efisien. 

Petani menggunakan 'odong-odong' untuk menanam jagung di lahan pertanian Kabupaten Boalemo, Rabu (18/5/2022).
Petani menggunakan 'odong-odong' untuk menanam jagung di lahan pertanian Kabupaten Boalemo, Rabu (18/5/2022). (TribunGorontalo.com/Ronald Rampi)

Aten, salah seorang petani jagung saat diwawancarai TribunGorontalo.com pada Rabu(18/5/2022) menuturkan, dirinya memiliki lahan dengan luas 1 hektare.

Lahan itu setiap musim panen diolah, dan ditanami benih jagung sebanyak 3 sak atau sama dengan 15 Kg.

Ia mengaku, sebelum menggunakan alat yang biasa disebut oleh para petani dengan sebutan 'Odong-odong' itu, dirinya kerap menyewa para pekerja harian dengan jumlah kuranng lebih 6 sampai 8 orang.

"Biasanya dengan sistem manual atau sistem tugal oleh manusia, penanaman ini menghabiskan waktu maksimal satu hari," kata Aten sambil bekerja membantu proses penanaman menggunakan alat tanam jagung moderen.    

Dengan menggunakan alat tanam jagung modern ini, proses waktu penanaman bisa lebih cepat dan singkat.

"Untuk luas 1 hektare ini, hanya memerlukan 3 orang pekerja. Dan waktunya hanya setengah hari saja. Tergantung kecepatan dari pekerja itu," beber Aten.

Tentu ini menjadi sebuah solusi yang baik bagi para petani jagung. Selain efektif digunakan, alat ini juga sangat efisien dari sisi dana operasional maupun waktu. (nal)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved