Jumat, 6 Maret 2026

Dua Seniman Gorontalo Ini Lolos Pameran Manifesto ke-8 di Galeri Nasional

Dalam unggahan instagramnya, GNI menyebut, jika 108 peserta yang lolos itu diputuskan oleh Tim Kurator Pameran Manifesto VIII melalui rapat seleksi.

Tayang:
zoom-inlihat foto Dua Seniman Gorontalo Ini Lolos Pameran Manifesto ke-8 di Galeri Nasional
TribunGorontalo.com
Pameran Manifesto VIII tahun 2022 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Galeri Nasional Indonesia (GNI) mengumumkan peserta yang berhak mengikuti Pameran Manifesto VIII tahun 2022. Dari 108 peserta yang lolos itu, dua di antaranya merupakan seniman asal Gorontalo.

Keduanya adalah Rizal Misilu dan Syam Terrajana. Dari daftar peserta yang diterima TribunGorontalo.com, nama keduanya masing-masing berada di urutan 82 dan 94. 

Dalam surat bernomor 0481/FT.32/KB.01.04/2022, disebutkan jika Rizal Misilu akan memamerkan karya berjudul “Jiwa-jiwa Pilihan”, sementara Syam akan memamerkan karyanya berjudul “Malam Bakupas”. 

Dalam unggahan instagramnya, GNI menyebut, jika 108 peserta yang lolos itu diputuskan oleh Tim Kurator Pameran Manifesto VIII melalui rapat seleksi.

“Seluruh peserta yang lolos akan dihubungi melalui nomor WhatsApp 0888-0841-2149 dan email resmi galeri.nasional@kemdikbud.go.id. Harap segera mengkonfirmasi kesediaan berpartisipasi dan mengikuti petunjuk resmi sesuai dengan informasi yang diberikan oleh Tim Galnas,” tulis GNI dikutip TribunGorontalo.com pada unggahan instagramnya, Senin (10/5/2022).

Pameran Manifesto VIII akan diselenggarakan pada 26 Juli-26 Agustus 2022 secara luring di Galeri Nasional Indonesia dan Museum Kebangkitan Nasional. Juga akan diselenggarakan secara daring di situs resmi Galeri Nasional Indonesia.

Pameran Manifesto pertama kali digelar pada 2008 oleh Galeri Nasional Indonesia. Sejak saat itu, pameran ini digelar setiap dua tahun sekali dengan tema persoalan berbeda-beda, yaitu “Percakapan Masa”, “Orde & Konflik”, “Keseharian”, “Arus”, “Multipolar”, dan “Pandemi”.

Tahun 2022 adalah penyelenggaraan kegiatan pameran yang ke-8. Seperti pada pertama kali digelar, ekspresi Pameran Manifesto ditentukan oleh manifes para seniman atau perupa. Jika tahun 2008 Manifesto melakukan refleksi atas perjalanan seabad Kebangkitan Nasional Indonesia, maka tahun 2022 adalah persoalan tentang visi dan proyeksi kemajuan Indonesia di masa nanti.

Perubahan Indonesia kini adalah bagian dari arus perubahan global. Perubahan kehidupan yang berlangsung revolusioner akibat kemajuan teknologi informasi dan bio-teknologi, turut menentukan masa kini dan nanti manusia, sekaligus membentuk pengalaman serta cara hidup sehari-hari secara aktual maupun virtual.

Para seniman atau perupa Indonesia ini akan berpartisipasi menyampaikan pengalaman dan proyek penciptaan seni yang telah dikerjakan, sebagai usulan “manifesto seni rupa Indonesia” tahun 2022.

Adapun sejumlah kurator yang terlibat pada Pameran Manifesto tahun ini yakni Rizki A. Zaelani, Suwarno Wisetrotomo, Citra Smara Dewi, dan Teguh Margono. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved