Kebakaran Limboto

Uang  Cash Rp 45 Juta Ikut Terbakar Bersama Rumah di Kayubulan-Gorontalo

Alinda menceritakan, ia baru menyadari api yang mulai membesar di atap rumah. Saat itu, suaminya, Karim Yasin, memang tidak sedang berada di rumah. 

TribunGorontalo.com/Istimewa
Pemadam kebakaran tengah berusaha memadamkan api. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Kejadian nahas dialami keluarga Karim Yasin dan Alinda Botutihe. Rumah yang mereka tempati bersama tujuh anaknya di Kelurahan Kayubulan, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, hangus terbakar pagi, Kamis (28/4/2022).

Alinda menceritakan, ia baru menyadari api yang mulai membesar di atap rumah. Saat itu, suaminya, Karim Yasin, memang tidak sedang berada di rumah. 

Saat kebakaran terjadi pada pukul 06.00 WITA, Alinda mengaku hanya bersama ketujuh anaknya. 

Saat api mulai membesar, ia lantas segera menyelamatkan anak-anaknya. Lalu ia berteriak minta tolong. 

Tidak ada yang berhasil diselamatkan dari rumahnya. Bahkan, uang cash sebanyak Rp 45 juta hangus terbakar.

Uang Rp 15 juta milik Alinda, sementara uang Rp 30 juta milik suaminya, Karim Yasin.

Menurut Alinda, suaminya adalah pedagang minyak tanah. Saat kejadian, ia menyimpan sebanyak tiga ribu liter minyak tanah. 

Bahan bakar mudah menyala inilah yang lantas membuat api sulit dipadamkan serta cepat sekali membesar. 

Tidak hanya rumahnya yang terbakar, namun juga gedung kos-kosan yang berada persis di dekat rumahnya. Kos-kosan delapan kamar itu juga ikut ludes terbakar. Belakangan diketahui, gedung itu milik ayahnya Alinda. (*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved