Amalan dan Keutamaan Salat Dhuha

Salat sunnah ini sebaiknya dikerjakan pada waktu seperempat hari, yaitu sekitar pukul 9 pagi.

Editor: Fajri A. Kidjab
Twitter.com/dianravi
Ilustrasi salat dhuha 

TRIBUNGORONTALO - Salat Dhuha adalah salat sunnah yang dikerjakan pada waktu pagi, antara pukul 7-11 pagi.

Salat sunnah ini sebaiknya dikerjakan pada waktu seperempat hari, yaitu sekitar pukul 9 pagi.

Adapun Salat Dhuha minimal dilaksanakan dua rakaat, yang baik adalah empat rakaat, yang sempurna adalah enam rakaat, dan yang utama adalah delapan rakaat.

Baca juga: Amalan Malam Lailatul Qadar

Rasulullah, bersabda:

"Salat Dhuha itu a(shalatul awwabin) shalat orang-orang yang kembali kepada Allah, setelah orang-orang mulai lupa dan sibuk bekerja, yaitu pada waktu anak-anak unta bangun karena mulai panas tempat berbaringnya." (HR. Muslim)

Keutamaan Salat Dhuha:

- Pembersih dari Dosa

"Barang siapa menjaga Salat Dhuha, maka Allah akan mengampuni segala dosanya walaupun sebanyak buih di lautan." (HR. Al-Hakim) 

- Mendapat Kecukupan dari Allah

"Dari Abi Darda' dan Abi Dzar dari Rasulullah (langsung) dari Allah, "ruku'lah untuk-Ku empat rakaat di permulaan hari (pagi), maka Aku akan mencukupimu di sisa harimu." (HR. Tirmidzi)

- Sebagai Sedekah bagi Setiap Persendian Tubuh

"Pada pagi hari diwajibkan bagi seluruh persendian di antara kalian untuk bersedekah. Maka setiap bacaan tasbih adalah sedekah setiap bacaan tahmid adalah sedekah, setiap bacaan tahlil adalah sedekah, dan setiap bacaan takbir adalah sedekah. Begitu juga amar ma'ruf (memerintahkan kepada kebaikan) dan nahi mungkar (melarang dari kemungkaran) adalah sedekah. Ini semua bisa dicukup (diganti) dengan melaksanakan Shalat Dhuha sebanyak 2 rakaat." (HR. Muslim)

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved