Senin, 9 Maret 2026

Peneliti Indikator Politik: Pendukung Kecewa Prabowo Bergabung Pemerintahan Jokowi

Elektabilitas Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menurut survei baru-baru ini cenderung turun dibandingkan.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Peneliti Indikator Politik: Pendukung Kecewa Prabowo Bergabung Pemerintahan Jokowi
Tribunnews
Prabowo Subianto dan Jokowi 

Padahal, masih merujuk hasil survei Indikator beberapa waktu lalu, popularitas Prabowo lebih dari 96 persen. Ini artinya, hampir seluruh pemilih mengenal sosok ketua umum Partai Gerindra itu.

Namun, tingginya angka popularitas Prabowo tak diikuti dengan elektabilitasnya yang saat ini masih di kisaran 30 persen.

Terdapat jurang yang sangat lebar antara tingkat popularitas dan elektabilitas Prabowo. Ini dapat diartikan bahwa tingkat kesukaan pemilih terhadap Prabowo tak setinggi popularitasnya.

"Karena kan orang tidak mungkin akan memilih seorang bakal calon kalau dia tidak suka terhadap bakal calon itu. Meskipun mengenal bakal calon itu," ucap Bawono.

Temuan ini, menurut Bawono, dapat menjadi evaluasi Gerindra ke depan. Ia mengatakan, dalam pemilu elektabilitas tokoh lebih berarti alih-alih popularitas.

"Hal ini dapat menjadi acuan bagi kerja-kerja politik dari Partai Gerindra untuk bagaimana membuat Prabowo lebih disukai lagi oleh para pemilih," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, Prabowo menjadi tokoh paling dikenal atau populer di masyarakat dengan persentase mencapai 92,3 persen. Itu berdasarkan survei yang dirilis Populi Center, Minggu (24/4/2022).

Prabowo (92,3 persen),

Sandiaga Uno (78,5 persen),

Anies Baswedan (78,1 persen),

Ganjar Pranowo (65,4 persen),

Puan Maharani (63,3 persen),

Ridwan Kamil (62,8 persen),

Tri Rismaharini (61,8 persen),

Agus Harimurti Yudhoyono (61,7 persen),

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved