Polda Gorontalo

Covid-19 Masih Ada, Kapolda Gorontalo Ingatkan Warga tak Lengah

Namun, karena pandemi Covid-19 kini masih ada, menurutnya ketiadaan larangan itu justru mesti diwaspadai oleh masyarakat. 

TribunGorontalo.com/WawanAkuba
Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Akhmad Wiyagus. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Irjen Pol Akhmad Wiyagus mengaku jika masyarakat kini tak lagi dilarang dalam melakukan mudik lebaran. 

Namun, karena pandemi Covid-19 kini masih ada, menurutnya ketiadaan larangan itu justru mesti diwaspadai oleh masyarakat. 

Artinya, ia meminta agar masyarakat tidak lengah. 

Kata dia, seluruh pihak harus selalu waspada dengan tingkat mobilitas masyarakat yang sangat tinggi.

“Itu (mudik) sangat rawan terhadap terjadinya transmisi Covid-19 menjelang, pada saat, dan pasca perayaan Idul Fitri 1443 H,” tegas Akhmad dalam Apel Gelar Pasukan untuk Operasi Kepolisian Terpusat "Ketupat", Jumat (22/4/2022).

Adapun Operasi untuk menertibkan lalu lintas jelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H itu akan berlangsung selama 12 hari atau hingga 9 Mei 2022. 

Personel polisi akan disiagakan untuk mengamankan arus mudik hingga arus balik. 

Dalam kesempatan tersebut, Akhmad menyampaikan jika pihaknya mendirikan 32 pos.

Rinciannya, 19 pos pengamanan, 9 pos layanan, dan 4 posko.

Sementara yang terlibat nantinya ada 1935 personel. Gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP, pemadam kebakaran, serta dinas perhubungan dan PMI.

Lalu juga ada pos khusus vaksinasi. Masyarakat yang belum vaksin akan diarahkan ke pos tersebut. 

"Pada prinsipnya sekali lagi Polda Gorontalo bersama sama TNI dan semua stakeholder tentunya atas dukungan masyarakat siap melakukan pengaman Idul Fitri dan pengaman mudik serta arus balik," tutup Ahmad. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved