Makan Banyak Bisa Picu Asam Lambung, Ahli Gizi Beri Penjelasan

Kebutuhan kalori akan tercukupi, kata dia, tetapi kondisi lambung akan menangis, karena dimasuki makanan sebanyak itu.

Editor: Fajri A. Kidjab
Kompas.com
Ilustrasi penderita asam lambung 

TRIBUNGORONTALO.COM - Berbagai faktor penyebab bisa mencetuskan seseorang memgalami Asam lambung.

Di antara salah satunya, makan terlalu banyak. Benarkah demikian?

Kepada TribunHelath, Ahli Gizi, R Radyan Yaminar S Gz menjelaskan, kalau untuk terlalu banyak makan atau terlalu cepat makan, sebetulnya tidak memicu langsung.

Tetapi kalau misalnya dilakukan terus-menerus dengan jenis makanan yang sulit dicerna, seperti makanan berlemak tinggi maka memerlukan energi yang lebih besar ke lambung.

"Maka dari itu kenapa kita dianjurkan untuk makan dibagi-bagi (tidak dalam 1 waktu)," ujar Radyan.

Lebih lanjut, alumni Universitas Muhammadiyah Surakarta mengatakan, misalkan kebutuhan kalori seseorang itu 1100 kalori, tetapi bukan berarti dianjurkan makan 1100 kalori dalam satu waktu.

Kebutuhan kalori akan tercukupi, kata dia, tetapi kondisi lambung akan menangis, karena dimasuki makanan sebanyak itu.

Oleh karena itu, Radyan menyarankan agar membagi waktu makan, seperti makan pagi, makan siang, dan makan malam.

"Jika pada saat berpuasa kan juga dibagi, waktu berbuka, setelah sholat, dan waktu sahur," pungkasnya. (*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved