Ade Armando Dikeroyok
Kronologi Ade Armando Dipukuli Massa Hingga Babak Belur
Ia mengaku akan mendukung aksi mahasiswa, jika yang dituntut penolakan perpanjangan masa jabatan Presiden Jokowi tiga periode.
TRIBUNGORONTALO.COM - Sebelum ditemukan berdarah diamuk massa, Ade Armando mengaku hadir untuk mendukung aksi yang akan dilakukan rekan-rekan mahasiswa di gedung DPR RI.
Tampak Ade datang dengan menggunakan kaus berwarna hitam.
Ia mengaku akan mendukung aksi mahasiswa, jika yang dituntut penolakan perpanjangan masa jabatan Presiden Jokowi tiga periode.
"Saya tidak ikut demo. Tetapi saya mantau dan saya ingin menyatakan mendukung,” kata dia.
Di tengah obrolan tersebut, pegiat media sosial ini kemudian didatangi sekelompok orang, di antaranya adalah ibu-ibu.
mereka lalu meneriaki Ade Armando sebagai "munafik, buzzer, dan lain-lain".
Ade Armando yang tidak terima dengan tudingan-tudingan tersebut mempertanyakan alasan "serangan" itu.
Situasi memanas, Ade Armando mulai dikerubuti sejumlah orang.
Beberapa orang di sekitar mencoba menyelamatkan Ade Armando dan menjauh dari kerumunan tersebut.
Namun di tengah jalan, massa yang tidak diketahui dari mana tersebut mulai memukuli Ade Armando.
Akibat aksi kekerasan itu, Ade Armando babak belur. Celananya bahkan hilang.
Beruntung aparat kepolisian yang ada di dekat lokasi langsung bergerak mengevakuasi Ade Armando.
Alasan Ade berada di tengah massa aksi
Dosen Fisip Universitas Indonesia (UI) itu mengatakan, bahwa dirinya datang ke lokasi aksi unjuk rasa untuk mendukung demo mahasiswa pada hari ini.
"Saya tidak ikut demo, saya mantau. Dan ingin menyatakan saya mendukung (demo mahasiswa)," kata Ade di Jakarta pada Senin (11/4/2022).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ade-Armando-hadir-di-depan-Gedung-DPRMPR-Senayan-Jakarta.jpg)