Takjil Ramadhan 2022

Balapis Menu Primadona Warga Gorontalo di Bulan Puasa, Begini Cara Buatnya

Ely Yusuf salah satu pedagang kue mengatakan, Balapis terbuat dari beberapa adonan seperti tepung beras ketan, tepung tapioka, maizena, dan daun panda

Penulis: Risman Taharuddin | Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com/RismanTaharuddin
Balapis kue favorit warga Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Jika masyarakat Indonesia mengenal kue yang berlapis sebagai kue lapis, di Gorontalo sebutan untuk kue ini adalah balapis. Kue ini menjadi menu primadona saat berbuka puasa, sebab teksturnya lembut dan manis saat dikunyah.

Ely Yusuf salah satu pedagang kue mengatakan, Balapis terbuat dari beberapa adonan seperti tepung beras ketan, tepung tapioka, maizena, dan daun pandan.

Lalu ada santan, gula pasir, garam hingga pewarna. Ada pula yang mencampurkannya dengan pisang hingga durian sebagai penyedap rasa.

"Untuk ukuran tergantung bahan, tergantung berapa banyak kue yang akan kita buat nanti," kata Ely Yusuf.

Lebih lanjut Ely menuturkan, setelah adonan tercampur, selanjutnya pengukusan. 

Agar membentuk kesan berlapis, maka lapisan awal dibuat matang dulu, lalu adonan berwarna berbeda dituangkan untuk dikukus.

Agar lebih mudah, sebaiknya kata dia untuk setiap adonan dipisahkan. Lalu per adonan dikukus dengan durasi lima menit. 

“Lapisan terakhir kukus 20 menit, setelah itu potong-potong tunggu dingin dan pakai pisau dibungkus plastik. Setelah semuanya selesai diamkan agar terekat dengan baik,” ungkapnya. 

"Kalau mau hasil lapisnya wangi pandan dan rempah, tambah juga direbusannya kayu manis batang dan cengkeh" tuturnya.

Ia tidak menyarankan untuk mendinginkan kue lapis menggunakan kulkas. Sebab biasanya kata dia akan cepat basi.

“Barkan dingin secara alami,"tutup Ely. (*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved