Konflik Rusia Vs Ukraina
Intel Jerman Buka-bukaan, Citra Satelit Beberkan Banyak Warga Sipil Ukraina Meninggal
Pembantaian warga sipil di Ukraina mulai ada titik terang. Badan intelijen luar negeri Jerman, BND, berhasil mendapatkan komunikasi.
TRIBUNGORONTALO.COM, Kiev – Pembantaian warga sipil di Ukraina mulai ada titik terang. Badan intelijen luar negeri Jerman, BND, berhasil mendapatkan komunikasi yang membuktikan pasukan Rusia sengaja menargetkan warga sipil di Ukraina.
Kabar tersebut dilaporkan oleh media Jerman Der Spiegel pada Kamis (7/4/2022), sebagaimana dilansir Anadolu Agency.
Der Spiegel melaporkan, BND telah memberi tahu parlemen Jerman tentang sejumlah temuannya dalam perang di Ukraina pada pekan ini.
Salah satu temuan tersebut adalah pesan radio di mana tentara Rusia dan tentara bayaran berbicara tentang pembunuhan warga sipil di Bucha, Ukraina. Dalam laporan tersebut, seorang pria disebutkan berkata, "pertama, tanyakan warga sipil, lalu tembak mereka."
Sedangkan percakapan lain yang disadap menyebutkan seorang tentara memberi tahu temannya bagaimana mereka menembak seseorang yang sedang naik sepeda, menurut laporan Der Spiegel.
Der Spiegel menyebutkan, tentara bayaran Rusia, termasuk dari kelompok Wagner, terlibat dalam pembunuhan warga sipil di Ukraina.
Rusia berulang kali membantah tuduhan bahwa pihaknya membunuh warga sipil di sejumlah kota dekat Kiev. Moskwa menyebut tudingan tersebut sebagai berita palsu dan foto-foto mengenai mayat yang bergelimpangan telah “di-setting” setelah pasukan Rusia menarik diri dari kota itu.
Diberitakan Kompas.com sebelumnya, Maxar merilis sejumlah citra satelit pada Senin (4/4/2022) mengenai situasi di Bucha.
Citra satelit tersebut tampak membantah pernyataan Rusia yang mengatakan mayat-mayat dengan pakaian sipil di Bucha muncul setelah pasukan Rusia mundur.
Citra satelit yang diambil pertengahan Maret dari jalanan Bucha menunjukkan beberapa mayat warga sipil tergeletak mati di dalam atau di luar jalanan.
Patahkan Klaim Rusia
Foto-foto satelit yang dirilis pada Senin (4/4/2022) tampak membantah pernyataan Rusia, bahwa mayat dengan pakaian sipil yang ditemukan di Bucha muncul di sana setelah pasukan Rusia mundur dari kota Ukraina yang hancur.
Citra satelit pertengahan Maret dari jalan Bucha tampaknya menunjukkan beberapa mayat warga sipil tergeletak mati di dalam atau di luar jalan, di mana pejabat Ukraina baru-baru ini mengatakan mereka menemukan banyak mayat setelah pasukan Rusia mundur.
"Citra satelit Maxar beresolusi tinggi yang dikumpulkan di Bucha Ukraina (barat laut Kyiv) memverifikasi dan menguatkan video dan foto media sosial baru-baru ini, yang mengungkapkan mayat tergeletak di jalan-jalan dan ditinggalkan di tempat terbuka selama berminggu-minggu," kata juru bicara Maxar Technologies Stephen Wood, Senin (4/4/2022) dalam sebuah pernyataan.
The New York Times menerbitkan analisis yang lebih terliti dari jalan Yablonska Bucha, dan menyimpulkan - setelah membandingkannya dengan rekaman video dari 1 dan 2 April, yang menunjukkan mayat di sepanjang jalan.
Analis citra satelit dan temuan menunjukkan banyak mayat yang telah ada di sana setidaknya sejak tiga minggu lalu, ketika pasukan Rusia menguasai kota.
Fotografer AFP memasuki Bucha, barat laut Kiev, pada Sabtu (2/4/2022) dan secara langsung mengonfirmasi keberadaan sekitar 20 mayat, -- semuanya berpakaian sipil, beberapa dengan tangan terikat. Gambar-gambar itu telah memicu kemarahan global, dan tuduhan kejahatan perang.
Kementerian pertahanan Rusia membantah bertanggung jawab, dengan mengatakan bahwa semua unitnya "mundur sepenuhnya dari Bucha pada awal 30 Maret," sementara Kremlin menolak gambar grafis yang muncul dari kota itu sebagai "palsu" yang dibuat oleh Ukraina.
Klaim itu diulangi di Perserikatan Bangsa-Bangsa pada Senin (4/4/2022), di mana utusan Moskwa Vassily Nebenzia mengulangi pada konferensi pers bahwa mayat-mayat yang digambarkan di Bucha tidak ada di sana sebelum pasukan Rusia meninggalkan kota.
"Tiba-tiba mereka muncul di jalan-jalan tergeletak di jalan, satu per satu, kiri dan kanan, beberapa dari mereka bergerak, beberapa dari mereka menunjukkan tanda-tanda kehidupan," katanya, mengklaim adegan itu "diatur oleh informasi Ukraina, mesin perang informasi."
Tetapi citra satelit Maxar tertanggal 19 Maret dan 21 Maret menunjukkan bahwa banyak mayat berada di jalan Yablonska Bucha pada waktu itu.
Dan menurut analisis Times, gambar Maxar menunjukkan obyek gelap dengan ukuran yang mirip dengan tubuh manusia muncul di jalan antara 9 dan 11 Maret.
Banyak mayat yang digambarkan dalam citra satelit muncul dalam posisi yang tepat di lokasi, seperti yang terlihat dalam rekaman video dari jalan yang sama yang difilmkan oleh anggota dewan lokal Ukraina, dan dalam foto-foto oleh outlet berita internasional.
Dalam perbandingan berdampingan kedua, Times mempelajari video yang diunggah di Instagram, tentang tubuh di jalan di depan dua mobil. Citra satelit dari 21 Maret menunjukkan mayat dan kendaraan di lokasi yang sama. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Intel Jerman Sadap Percakapan Pasukan Rusia Bunuh Warga Sipil Ukraina"