Apa Itu Salmonella yang Membuat Kinder Joy Ditarik dari Pasaran
Salmonella adalah genus bakteri enterobakteria Gram-negatif berbentuk tongkat yang menyebabkan demam tifoid, demam paratypus, dan keracunan makanan.
TRIBUNGORONTALO.COM --Permen Kinder ditarik dari sedikitnya tujuh negara di Eropa. Penarikan itu karena permen yang diproduksi perusahaan Itali ini, diduga terkontaminasi virus salmonella.
Salmonella adalah genus bakteri enterobakteria Gram-negatif berbentuk tongkat yang menyebabkan demam tifoid, demam paratypus, dan keracunan makanan.
Spesies-spesies Salmonella dapat bergerak bebas dan menghasilkan hidrogen sulfida.
Theobald Smith menemukan bakteri ini pada tahun 1885 di tubuh babi. Namun nama Salmonella sebetulnya diciptakan oleh Daniel Edward Salmon, ahli patologi Amerika dan merupakan rekan Theobald.
Salmonella adalah penyebab utama dari penyakit yang disebarkan melalui makanan (foodborne diseases). Pada umumnya, serotipe Salmonella menyebabkan penyakit pada organ pencernaan.
Penyakit yang disebabkan oleh Salmonella disebut salmonellosis. Ciri-ciri orang yang mengalami salmonellosis adalah diare, kram perut, dan demam dalam waktu 8-72 jam setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi Salmonella.Gejala lainnya adalah sakit kepala, mual, dan muntah-muntah.
Genus Salmonella terdiri atas dua spesies, yaitu S. bongori dan S. enterica. Tiga serotipe utama dari jenis S. enterica adalah S. typhi, S. typhimurium, dan S. enteritidis.
Infeksi Salmonella yang ringan biasanya sembuh dalam 5–7 hari, dan sebagian besar tidak memerlukan perawatan khusus selain minum banyak cairan.
Pada infeksi yang berat, perlu untuk mendapatkan rehidrasi dengan cairan intravena melalui infus. Obat antibiotik diberikan pada kondisi ini, seperti golongan ampicillin, kloramfenikol, kotrimoksazol, dan lainnya tergantung kondisi pengidap sesuai rekomendasi dari dokter.
Obat-obatan antidiare, seperti loperamid sebaiknya dihindari. Walaupun gejala diare akan berkurang setelah pemberian antidiare, tetapi penggunaan obat ini dapat memperlama infeksi Salmonella ini.
Selain itu obat-obatan lain untuk mengurangi gejala lainnya dapat diberikan, seperti obat penurun demam dan obat antimual.
Sejumlah upaya pencegahan Salmonellosis di antaranya mencuci bersih dengan air mengalir bahan-bahan makanan dan alat-alat makan, memasak makanan dan air untuk minum sampai benar-benar matang, dan selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir segera setelah kontak dengan hewan-hewan, lingkungan, atau kontak dengan pengidap. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Bakteri-Salmonella.jpg)