Agar Tak Rugi, Begini Cara Pedagang Siasati Harga Bahan Kue yang Mahal
Wanita 38 tahun itu, rupanya punya cara yang lain. Kepada TribunGorontalo.com ia mengaku, mengurangi porsi atau ukuran kue. Namun, rasanya tetap sama.
Penulis: Husnul Puhi |
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kue.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Limboto – Meski harga bahan kue seperti terigu, mentega, dan gula melonjak naik. Namun penjual kue seperti Novianti Dai, tidak juga menghentikan produknya, apalagi menaikan harga jual.
Wanita 38 tahun itu, rupanya punya cara yang lain. Kepada TribunGorontalo.com ia mengaku, mengurangi porsi atau ukuran kue. Namun, rasanya tetap sama.
"Saya menyiasatinya dengan mengurangi ukuran kue yang saya buat, tetapi tidak mengurangi rasa dan kelezatan dari kue tersebut," ungkap yang tinggal di Jalan Husin Bilondatu Desa Bulila Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo, Sabtu (2/4/2022).
Selain Novianti, rupanya hal yang sama juga dilakukan oleh Agus Jusuf.
Pria 42 tahun itu mengaku, satu-satunya cara untuk tetap mengejar kualitas kue yang dibuatnya, adalah dengan mengurangi ukuran.
Sebab, jika harus mengurangi bahan, justru akan merusak rasa, dan pelanggan tentu kecewa. Selain itu, rupanya ia rajin berburu promo bahan kue.
"Saya menyiasati dagangan ini dengan mencari diskon-diskon atau promo harga yang berada di mini market, biasanya di mini market itu setiap minggu atau bulan pasti ada promo harga," ungkap Agus.
Agus pun berharap, pemerintah ikut memperhatikan harga bahan kue yang kini melonjak naik, terutama di bulan Ramadhan. (*)