Koko’o Talumolo Gunakan Ratusan Bambu dari Suwawa

Ada sedikitnya 340 bambu yang dibeli langsung dari daerah Suwawa, Kabupaten Bone Bolango.

Penulis: M Husnul Jawahir Puhi | Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com/Adhe
Anggota Koko'o Talumolo tengah bersiap.TribunGorontalo.com/Adhe 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Komunitas Koko'o yang dianggotai oleh Warga Talumolo membuat ratusan bambu untuk pementasan awal sahur nanti.

Ada sedikitnya 340 bambu yang dibeli langsung dari daerah Suwawa, Kabupaten Bone Bolango.

Bambu-bambu tersebut dibeli per ujung, dan dibagi menjadi empat sampai lima bagian. 

Jika dihitung, per potongan bambu dihargai sebesar Rp 2500. Terbagi dua bagian. Setiap potongan bambu ini berbentuk kentungan. 

"Untuk saat ini bambu yang kami buat sudah hampir 340-an, bahkan nanti bisa kami tambah, tergantung budget yang tersedia, kami membeli bambu-bambu ini di daerah Desa Suwawa Kabupaten Bone Bolango," ujar Undra Urungi Ketua dari komunitas tersebut.

Koko’o Talumolo adalah komunitas masyarakat lintas usia. Puluhan anggotanya mengoordinir masyarakat untuk membunyikan kentongan bambu itu secara bersama-sama. Tujuannya untuk membangunkan warga Gorontalo untuk sahur. 

Kata Undra, nanti teknisnya, 340-an kentongan bambu itu akan dibagikan kepada masyarakat yang ikut. Mereka akan secara  bersama memukul bambu menggunakan irama. 

Adapun irama yang diketuk oleh komunitas ini beragam, ada yang hanya sekadar satu pukulan, ada yang dua pukulan, sampai dengan tiga pukulan. Ketukannya akan disandingkan menggunakan lagu religi. 

Komunitas Koko'o milik warga Talumolo ini berdiri sejak tahun 2015, ketika itu mereka beranggotakan 30 sampai 40 orang.

Sampai saat ini komunitas koko'o sudah beranggotakan 100-an orang, dari orang dewasa sampai dengan anak yang berumur sembilan tahun. (*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved