Breaking News:

Alasan Masakan Timur Tengah Populer di Indonesia

Beberapa masakan khas Timur Tengah yang populer di Indonesia selama Ramadhan adalah nasi mandhi, nasi biryani, kebab, dan samosa.

Editor: Fajri A. Kidjab
Tribun Jogja
Ilustrasi Sate Arab 

TRIBUNGORONTALO.COM - Selain hidangan Indonesia, masakan khas Timur Tengah kerap menjadi pilihan santapan berbuka puasa selama Ramadhan.

Hal tersebut bisa dilihat dari kepopuleran masakan timur tengah yang terus meningkat selama Ramadhan.

Ada banyak tempat makan atau restoran yang menawarkan masakan khas Timur Tengah sebagai menu buka puasa.

Beberapa masakan khas Timur Tengah yang populer di Indonesia selama Ramadhan adalah nasi mandhi, nasi biryani, kebab, dan samosa.

Executive Chef Luminor Hotel Pecenongan Dedi Tjahyadi dikutip Kompas.com mengatakan, ada alasan di balik kepopuleran masakan timur tengah selama Ramadhan.

"Kepercayaan mayoritas kita kan ke sana. Kalau kita hubungkan dengan keyakinan, Islam itu banyak di sana," kata Dedi kepada Kompas.com, Selasa (29/3/2022).

Tak hanya itu, Dedi juga menuturkan bahwa cita rasa masakan khas Timur tengah dan sajian Indonesia hampir sama.

Hal ini membuat sajian asal Arab atau Turki banyak disukai oleh masyarakat Indonesia.

Menurut Dedi, baik masakan Indonesia maupun Timur Tengah memiliki aroma dan cita rasa rempah yang kuat. "Rempahnya kuat. Dia pasti ada kayu manis, kapulaga, pala, juga cengkeh," kata dia.

 Menurutnya, di samping kepercayaan, bisa cocok dengan lidah Indonesia karena tidak jauh beda cita rasanya.

Namun, masakan khas Timur Tengah biasanya memiliki keunikan tersendiri daripada makanan Indonesia.

"Kadang-kadang rempah yang kita gak pakai, mereka pakai. Kayak ada adas manis, itu kan jarang-jarang dipakai di semua masakan kita, kalau di sana hampir di semua masakan nasi itu dipakai," jelasnya.

Selain itu, menurut Dedi bahan lainnya yang menjadi pembeda antara kedua makanan beda negara ini adalah lemon.

"Biasanya kan kita ambil sari lemonnya atau airnya doang. Kalau di sana biasanya dikeringkan, terus dimasak sama nasinya. Airnya sudah gak ada, mereka ambil aroma dan sedikit tastenya. Kan agak bitter-bitter gitu," tutupnya. (*)

 

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved