Penembakan AKBP Beni Mutahir

Penyidikan Penembakan AKBP Beni, Kombes Wahyu: Masih Pendalaman

Kombes Wahyu Tri Cahyono, Kabid Humas Polda Gorontalo menjelaskan, beberapa hal yang mengganjal terkait penembakan itu, masih didalami. 

TribunGorontalo.com/WawanAkuba
Kombes Wahyu Tri Cahyono, Kabid Humas Polda Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Limboto – Penyidik Polda Gorontalo hingga hari ini masih terus mendalami kasus penembakan AKBP Beni Mutahir beberapa waktu lalu. 

Kombes Wahyu Tri Cahyono, Kabid Humas Polda Gorontalo menjelaskan, kelanjutan insiden penembakan itu, masih didalami. 

Ia pun meminta agar masyarakat bersabar dan menunggu hasil penyelidikan. "Mohon bersabar ya, terkait hal itu masih terus dalam tahapan pendalaman” katanya. 

Penembakan perwira menengah Polda Gorontalo itu memang hingga saat ini masih menyisakan sejumlah tanda tanya. 

Misalnya soal kepemilikan senjata api oleh RY, tersangka penembakan. Selain itu, juga kedekatan RY dengan AKBP Beni hingga saat ini masih belum diketahui. 

“Sampai saat ini penyidik terus bekerja, nanti pada saatnya kami akan sampaikan," kata Wahyu sambil berlalu. 

Sebelumnya diketahui, AKBP Beni Mutahir, Direktur Perawatan Tahanan dan Barang Bukti Polda Gorontalo, tewas di tangan RY. 

Beni ditembak di kepala menggunakan senjata api rakitan milik RY di rumah miliknya di Jalan Mangga, Kelurahan Huangobotu, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo. 

Dari hasil olah TKP Polda Gorontalo mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu pucuk senjata rakitan ,pakaian terduga pelaku, baju korban, dan sebuah peci. (*).

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved