Konflik Rusia Vs Ukraina

Rusia Fokus Bebaskan Donbas, Klaim Tewaskan 14 Ribu Tentara Ukraina

Invasi atau operasi militer Rusia di Ukraina berakhir. Militer Rusia mengatakan pada Jumat (25/3/2022), bahwa fase pertama dari operasi militer.

Editor: Lodie Tombeg
AFP/kompas.com
Warga Ukraina latihan menembak. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Invasi atau operasi militer Rusia di Ukraina berakhir. Militer Rusia mengatakan pada Jumat (25/3/2022), bahwa fase pertama dari operasi militer di Ukraina telah tercapai dan pasukan sekarang akan fokus pada pembebasan penuh wilayah Donbas, Ukraina timur.

"Tugas utama tahap pertama operasi telah selesai," kata Kepala Direktorat Operasional Utama Staf Umum Angkatan Bersenjata Rusia Sergei Rudskoi. Dia mengatakan bahwa sejauh ini kekuatan tempur militer Ukraina sudah berkurang signifikan. Maka dari itu, Rusia akan fokus ke wilayah timur untuk membebaskan wilayah Donbas.

“Potensi tempur Angkatan Bersenjata Ukraina telah sangat berkurang, yang memungkinkan (kami), saya tekankan sekali lagi, untuk memfokuskan upaya inti kami untuk mencapai tujuan utama, pembebasan Donbas,” ungkap dia, dikutip dari AFP.

Dia mengatakan pasukan Rusia telah "praktis" menghancurkan angkatan udara dan pertahanan anti-pesawat Ukraina, serta angkatan laut.

Pada saat yang sama, Rudskoi mengatakan tentara Rusia tidak mengesampingkan serangan di kota-kota, mengeklaim bahwa serangan seperti itu awalnya tidak direncanakan.

"Awalnya, kami tidak berencana menyerbu mereka untuk mencegah kehancuran dan meminimalkan kerugian di antara personel dan warga sipil," katanya kepada wartawan.

"Meskipun kami tidak mengesampingkan kemungkinan seperti itu, namun ketika kelompok individu menyelesaikan pekerjaan yang ditugaskan kepada mereka, pasukan dan sarana kami akan berkonsentrasi pada hal utama, pembebasan Donbas sepenuhnya," katanya, mengacu pada Ukraina timur.

Pejabat militer senior itu berbicara kepada wartawan di Moskwa pada hari ke-30 kampanye militer Kremlin di Ukraina.

Dilansir dari Al Jazeera, pengumuman Rusia itu tampaknya menunjukkan bahwa mereka mungkin beralih ke tujuan yang lebih terbatas setelah mengalami perlawanan sengit Ukraina di bulan pertama perang di Ukraina.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan separatis yang didukung Moskow sekarang menguasai 93 persen wilayah Luhansk Ukraina dan 54 persen wilayah Donetsk, dua wilayah yang bersama-sama membentuk Donbas.

Pada Jumat kemarin, Kementerian Pertahanan Rusia juga telah memperbarui kerugiannya di Ukraina menjadi 1.351 tentara yang tewas dan3.825 tentara telah terluka.

Rusia Umumkan 1.351 Tentaranya Tewas, sedangkan Ukraina 14.000

Militer Rusia pada Jumat (25/3/2022) memperbarui jumlah personelnya yang tewas di Ukraina menjadi total 1.351 tentara. Mereka juga mengatakan, telah mengevakuasi lebih dari 400.000 warga sipil dan mengecam pasokan senjata Barat ke Kiev.

Pada konferensi pers di Moskow, pejabat militer senior memberikan pembaruan pertama tentang angka kematian Rusia dalam beberapa minggu, dan menambahkan bahwa 3.825 tentara luka-luka.

Ukraina Mikhail Mizintsev pejabat senior Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, 419.736 warga sipil telah dievakuasi ke Rusia dari wilayah separatis Donetsk dan Luhansk di timur, begitu pun seluruh Ukraina.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved