Penembakan AKBP Beni Mutahir
Kronologi Lengkap Penembakan AKBP Beni Mutahir
Polda Gorontalo membeberkan kronologi penembakan hingga menyebabkan AKBP Beni Mutahir meninggal dunia.
Kata Wahyu, pernyataan adik pelaku sinkron dengan pernyataan M, istri pelaku. M sempat mendengar adu mulut antara korban dan suaminya.
Selanjutnya sang suami masuk kamar mengambil senjata rakitan yang telah disimpan. M kemudian melihat pelaku keluar kamar dan tak lama mendengar suara letusan senjata api.
M keluar kamar dan melihat korban telah terkapar bersimbah darah di lantai rumah. M kemudian meminta pelaku untuk pergi dari rumah.
Pelaku pergi ke Bandara Djalaluddin Gorontal berusaha untuk kabur. Lantaran belum ada penerbangan, pelaku memilih bersembunyi di rumah orangtuanya.
Dia kemudian ditangkap aparat gabungan di rumah orangtuanya. Wahyu menjelaskan, kepada RY dikenakan Pasal 338 dan UU Darurat No 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata ilegal. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/210322-Lokasi-Penembakan-2.jpg)