Alasan Luna Maya Tak Mau Panggil Tante Lala

Nurlella Jusuf atau lebih dikenal 'Tante Lala' makin terkenal gara-gara gaya endorsement-nya yang unik.

Editor: Lodie Tombeg
Tribun Manado
Nurlella Jusuf atau lebih dikenal 'Tante Lala' 

TRIBUNGORONTALO.COM - Nurlella Jusuf atau lebih dikenal 'Tante Lala' makin terkenal gara-gara gaya endorsement-nya yang unik.

Tante Lala mempromosikan barang lewat fitur siaran langsung di TikTok dengan gaya unik dan terkadang berisi makian pada pemilik toko.

Dipanggil "tante" dan sudah punya anak, banyak yang tak sangka bahwa tante Lala ternyata masih berusia 26 tahun.

"Saya kan kelahiran 1995 kan, dia (suami) 1998, tante lala anak dua. Tante lala itu 26 (tahun), jalan 27 (tahun)," ucap tante Lala dikutip Kompas.com dari YouTube Luna Maya, Jumat (18/3/2022).

Mendengar pengakuan tante Lala lahir tahun 1995, Luna Maya yang terpaut usia 12 tahun dengan seleb TikTok itu protes. "Tante Lala enggak boleh dipanggil 'tante Lala'," ujar Luna.

Namun ibu dari Rafathar itu tetap ingin dipanggil 'tante Lala' karena nama tersebut sudah jadi nama bekennya. "Ya jangan, itu (tante Lala) nama popularitasnya, harus dong (panggil tante Lala) walaupun siapa yang tua, siapa yang tua, ya harus, panggil tante Lala," ucapnya sambil tertawa.

Tampak Luna Maya masih terkejut dengan pengakuan tante Lala hingga dia menundukan kepalanya. Sementara itu tante Lala bercerita bahwa memang banyak orang terkejut setelah mengetahui usianya.

"Mbak Lunanya ngakak, jangan kan Mbak Luna, banyak sekali yang tanya-tanya di studio Trans TV, Trans7, 'wah tante Lala ternyata masih umur 26 ya', 'iya dong 26 dong, tetap kalian harus panggil tante Lala, jangan dengan sebutan Lala Lala', tante Lala juga dikenal dengan nama tante Lala," ujarnya.

Tante Lala mulai dilirik publik usai videonya saat mengajari putranya menghafal pancasila viral di media sosial.

Tante Lala pun mulai menjajal media sosial TikTok dan getol mekakukan endorsement lewat fitur siaran langsung.

Keunikan tante Lala saat melakukan endosement sukses menghibur warganet. Saat ini pengikut akun TikTok-nya sudah memiliki 3,6 juta pengikut.

Gaya Endorse Pernah Diprotes Pemilik Barang

Tak semua pemilik barang yang menggunakan jasa endorse Tante Lala merasa puas, ada saja orang yang memberikan kritikan hingga protes.

Menanggapi curhat pemilik barang di media sosial yang mengaku sudah membayar Rp 4 juta tapi produk diberi ulasan sembarangan, Tante Lala mengaku sudah menawarkan pengembalian uang.

"Saya bilang sama dia kalau memang sudah tidak mau melanjutkan kontrak, silakan, ini mana nomor rekening, saya transfer balik uangnya," kata Tante Lala dikutip dari tayangan Pagi Pagi Ambyar, Trans Tv. Tapi sayangnya, pemilik produk itu justru seperti menghilang tak ada kabar.

"Sampai sekarang barangnya masih ada sama tante lala, dia takut mau ambil duitnya, sampai sekarang belum ada komunikasi," ucap wanita kelahiran tahun 1995 itu.

"Tante Lala sudah respons, dia tidak mau respons. Takut ditelan hidup-hidup sama Tante Lala," lanjutnya dengan gaya marah yang jadi ciri khas setiap live TikTok.

Padahal menurut Tante Lala, semua orang yang datang untuk menggunakan jasa endorse dia sudah tahu seperti apa gayanya saat berjualan.

Sehingga dalam hal ini Tante Lala merasa itu bukan kesalahannya. "Di sini kan saya tidak pernah mencari Anda, Anda yang mencari Tante Lala," ucap Tante Lala.

"Sudah tahu cara endorse Tante Lala seperti ini, mau saja memakai Tante Lala. Jadi yang salah kalian, bukan Tante Lala," imbuhnya.

Tante Lala kemudian mengatakan seperti apa nasib penjual itu setelah memprotes gaya berjualannya. "Tokonya itu langsung tutup (dalam) tiga hari, sumpah demi Allah, tanya netizen-netizen itu," ujar Tante Lala.

"Dia sudah tutup toko, sudah tiga hari. Ya memang netizen-netizen Tante Lala serang dia, (dibilang) 'Udah tahu cara endorse Tante Lala seperti ini, kenapa mau dia pakai," lanjutnya. T

erlepas dari satu protes tersebut, sejauh ini belum ada pemilik produk lainnya yang memprotes caranya berjualan, karena mereka tahu seperti apa Tante Lala saat berjualan.

"Owner-owner yang terkutuk itu, mereka takut marahin Tante Lala, karena mereka sering kirim produk tidak ada manfaatnya, tidak tahu cara pemakaian seperti apa, tidak pernah briefing," kata Tante Lala yang membuat Dewi Perssik sebagai presenter spontan tertawa.

"Kirimnya pakai bahasa Inggris, saya kan tidak tahu. Saya baca 'ini apalagi owner-owner yang terkutuk,'" imbuhnya lagi.

Diberitakan sebelumnya, dari TikTok dan hasil endorse, Tante Lala sudah bisa membeli satu mobil secara tunai.

Dalam satu bulan, Tante Lala yang selalu ngegas saat live dan mempromosikan barang itu bisa mencapai lebih dari Rp 500 juta. "Ya pokoknya lewat dari Rp 500 (juta) lah," kata tante Lala.

"Ada komisi-komisi dari penjual, ada biaya dari owner yang endorse tante Lala, jadi Alhamdulillah terkumpul rapi dan bisa beli mobil," lanjut tante Lala.

Lantas, seperti apa profil dan biodata Nurlella Jusuf atau Tante Lala?

1. Sosok populer

Nurlella Jusuf atau Tante Lala menjadi sosok populer di media sosial Facebook dan Instagram bagi warganet di Sulawesi Utara dan Gorontalo dalam beberapa bulan terakhir.

Akun Facebook Stella Ztart Makarena kini sudah memiliki sekitar 78.520 pengikut.

Warga Lingkungan 3, Malalayang 1 Barat ini memiliki banyak fans fanatik dari berbagai daerah.

Banyak video live Facebook yang menampilkan aksi kocaknya tapi apa adanya membuat unggahannya selalu dibagikan ribuan kali dan dikomentari warganet.

Wanita satu anak ini memiliki jargon "biasa anak durhaka".

2. Penjual nasi kuning

Tante Lala dalam wawancara ekslusif tribunmanado.co.id mengungkapkan dirinya sehari-hari sebagai penjual nasi kuning dan kue sejak 5 tahun lalu.

Ia dan sang suami keliling kompleks menjajak jualannya.

"Duh dulu sebelum Tante Lala viral, pergi jualan pukul 07.00 pagi nanti pukul 12.00 habis kadangpun tak habis, tapi sekarang sudah viral kalau pergi pukul 07.00 pagi, baru pukul 10.00 sudah habis," kata Tante Lala.

3. Penyanyi juga

Tante Lala bercerita jika selain menjadi pedagang keliling, dirinya juga seorang penyanyi dangdut dari panggung ke panggung.

Profesi sebagai seorang penyanyi dangdut sudah dijalani sejak 3 tahun ini.

Pada awal karirnya, Ia mengaku jika Ia hanya digaji sebesar Rp. 500.000 sekali manggung.
Namun, semenjak dirinya viral Ia sering kebanjiran job dengan bayaran yang tak sedikit.

"Dulu pertama nyanyi cuma dibayar Rp 500.000 sekali manggung, sekarang duuh pokoknya lumayan lah banyak juga tawaran manggung sampai di luar Kota Manado bahkan di luar Provinsi Sulawesi Utara," ungkap Tante Lala

Tante Lala menegaskan jika dirinya viral itu spontan untuk live Facebook tak ada rekayasa.

Tante Lala mengungkapkan setelah viral sekali manggung bisa capai Rp 5 juta siang malam, sedangkan Rp 3 juta untuk sekali manggung saat malam.

Untuk di luar area Manado bisa capai Rp 10 juta di luar akomodasi untuk 2 orang.

4. Punya fans fanatik

Tante Lala mengungkapkan dia kini memiliki penggemar fanatik dari berbagai daerah termasuk Gorontalo.

Dia memiliki fans tersebut rela mengikuti gaya penampilannya.
Ada penggemarnya yang selalu mengirim aksesori lengkap untuk menunjang penampilan Tante Lala manggung.

"Fans fanatik punya, namanya Bunda Rini Cono asal Gorontalo, dia sampai rela dan hampir sering mengirimi paket aksesoris dari anting hingga kalung, katanya buat saya manggung," ucap Tante Lala.

Tak hanya itu, ada pula fan yang rela memberikan 3 paket lensa mata untuk menunjang penampilannya.
"Ada yang kasih saya lensa mata 4 paket, katanya untuk saya pakai manggung, supaya lebih cetar," bebernya

Meski banyak yang mengidolakannya, banyak pula yang selalu menyindirnya. Menurutnya hal itu wajar dan sudah risiko jadi orang yang viral.

"Ada yang nyinyir, katanya gitu aja kok viral, video gak bagus aja jadi viral, cuma cari sensi dan lain lain, tapi saya lapang dada karena itu risiko sebagai orang yang sudah dikenal," kata Tante Lala.
Meski demikian sang suami pun memberikan dukungan 100 persen untuk sang istri.

5. Pernah ditipu

Tante Lala pernah ditipu sebelum dirinya kini memiliki seorang manager yang bakal mengatur agendanya.
Berawal dari saat menerima tawaran job di Kota Palu, Tante Lala menceritakan bagaimana dirinya kini mempunyai manager yakni pamannya sendiri, Husen Padju.

Tante Lala yang kala itu manggung di Kota Palu yang seharusnya menerima bayaran senilai Rp 8 juta. Namun penyanyi dangdut itu hanya menerima Rp 3 juta.

"Tante Lala seharusnya terima bayaran Rp 8 juta, malah cuma dikasih Rp 3 juta dari penyelanggara," ucapnya

Manajernya, Husen Padju menceritakan tujuan dirinya menjadi manager dari keponakannya sendiri. dirinya tak ingin keponakannya ini dibohongi orang lewat ketenarannya di media sosial.

"Saya ingin menjadi manajer dia (Tante Lala) semata-mata hanya ingin menyelamatkan dia dari orang-orang yang akan memanfaatkan ketenarannya, istilah dalam bahasa Manado, supaya orang nyanda bekeng bodok," Jelas Husen

Baginya, menjadi seorang manager Tante Lala yang kini viral yang memiliki pengikut hingga 75 ribu lebih adalah hal yang tak mudah. Mulai dari nyinyiran orang hingga waktu tidur yang terganggu.

Imam Masjid di komplek kediaman Tante Lala, dirinya sering mendapatkan cibiran karena keterlibatan dirinya yang saat ini merupakan seorang Imam masjid menjadi manajer seorang penyanyi dangdut lokal

"Banyak yang tanya kenapa saya mau menjadi manajer Tante Lala yang notabennya seorang penyanyi dangdut sedangkan saya adalah seorang Imam masjid, bagi sedikit dari mereka mengatakan jika tak seharusnya seorang imam menjadi manajer penyanyi dangdut yang pakaiannya minim," tutur Husen.

Husen Padju mengatakan sang suami Tante Lala mendukung penuh dengan pekerjaan Tante Lala, terlebih sekarang dengan viralnya sang istri.

"Suami sangat dukung dia (Tante Lala), cuman memang suaminya ini pendiam dan pemalu, sebelum viral pun suaminya sering ikut Lala manggyng kesana kemari," ungkap Husen

6. Tak berniat viral

Tante Lala mengungkapkan dia tak terpikir live facebooknya akan menjadi viral di media sosial.
Sebab ini hanya iseng seperti biasa saat membagikan aktivitasnya di Facebook.

"Saya tak ada niatan atau keinginan untuk menjadi viral, video yang viral itu memang murni video live saya di Facebook," ungkapnya sambil tertawa.

Ia pun menambahkan anak dalam video itu adalah anak kandungnya yang datang menggangunya. Saat itulah terlontal kalimaat 'Biasa anak durhaka". Sejak itulah jargon tersebut menjadi populer.
"Itu anak saya, bukan setingan," ucapnya.

Tante Lala mengaku alisnya itu bukan tato atau sulam alis melainkan alis buatan menggunakan pensil alis.
"Duh alis saya asli, saya bisa menyesuaikan penampilan, alis saya memang cetar setajam kater," ungkapnya sambil tertawa. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Banyak yang Kaget, Tante Lala Ternyata Baru Berusia 26 Tahun"

 

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved