Utilitas Publik
Puluhan Lubang di Jl Prof Ario Katili Gorontalo Rawan Picu Kecelakaan Lalu Lintas
Di jalan ini terdapat perusahaan swasta dan lain-lain, seperti kantor Bank Mandiri, Alfamart, Bank Sinarmas, Mesin ATM dan Warung Kopi (warkop).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Jl-Prof-Dr-John-Aryo-Katili_2019.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, GORONTALO -- Puluhan lubang skala kecil dan menengah mulai mengusik kenyamanan pengguna Jalan Prof Dr John Aryo Katili (dahulu Jl Andalas), Kota Gorontalo, awal Maret 2022 ini.
Dari pantauan TribunGorontalo.com, akhir pekan ini, setidaknya ada 50-an lubang di ruas jalan penghubung Kota Gorontalo dan Kota Limboto, Kabupaten Gorontalo ini.
Warga Jl John Aryo Katili, Adrian (35) tahun, mengkonfirmasikan sering melihat pengendara roda dua terpeleset, dan terjadi tabrakan.
"Menghindari jalan berlubang dan menabrak kendaraan terparkir penyebab faktor kecelakaan itu," kata Andri yang juga pedagang bensin botolan di kawasan ini.
Menurut Andrian, selain rawan kecelakaan, di musim hujan, lubang jalan ini sering memercikan air ke pengendara dan pejalan kaki.
Adrian menambahkan, sebelum virus Corona mewabah, jalan ini sudah dua kali diaspal.
Sebagian besar di tambal berulang kali.
"Untuk kualitas baik, solusinya di aspal," ungkapnya.
Kerusakan jalan berlubang di Jl Prof Ario Katili berdekatan simpang lima Telaga, Kabupaten Gorontalo.
Ada pembatasan di median jalan disertai lampu penerangan.
Terdapat kurang lebih 50 lubang dari simpang lima telaga menuju perbatasan Kelurahan Sipatana dan Kelurahan Paguyaman.
Mobil bermuatan besar melewati jalan berlubang itu menyebabkan minimnya pandangan pengendara motor.
Kendaraan berkecepatan tinggi, tidak bisa menghindari jalan berlubang itu.
Ada kendaraanya melompat, ada juga membanting stir hindari jalan berlubang itu.
Pengamatan itu sering saya alami berdasarkan pengalaman saya melewati jalan itu.