Pemkot Gorontalo Tambah Rp 5 Miliar Saham BSG

Penyetaraan modal Pemerintah Kota Gorontalo di Bank Sulut-Gorontalo (BSG) kembali bertambah di tahun 2022.

Editor: Lodie Tombeg
Pemkot Gorontalo
Wali Kota Gorontalo Marten Taha (batik) menandatanangi berita acara penembahan saham saat mengikuti RUPS BSG di Denpasar Bali, Senin (7/3/2022). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Penyetaraan modal Pemerintah Kota Gorontalo di Bank Sulut-Gorontalo (BSG) kembali bertambah di tahun 2022. Sebelumnya, modal Pemkot Gorontalo senilai Rp 29 miliar, kini menjadi Rp 34 miliar.

Demikian dikatakan Wali Kota Gorontalo Marten Taha melalui rilis ke TribunGorontalo.com, Selasa (8/3/2022). Menurut Wali Kota, pertambahan nilai saham Rp 5 miliar merupakan bagian dari komitmen Pemkot Gorontalo untuk menghidupkan bank lokal.

"Bertambahnya Rp 5 miliar. Awalnya Rp 29 miliar, meningkat di atas Rp 30 miliar atau tepatnya Rp 34 miliar” ungkap Wali Kota usai mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) BSG Tahunan dan Luar Biasa di Denpasar Bali, Senin (7/3/2022).

Baca juga: Marten Taha: Lestarikan Tradisi Meeraji di Gorontalo

080322-RUPS BSG
Wali Kota Gorontalo Marten Taha (kiri) mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) BSG Tahunan dan Luar Biasa di Denpasar Bali, Senin (7/3/2022).

Dijelaskan Wali Kota, untuk pembangunan kantor wilayah BSG di Gorontalo sudah disetujui melalui RUPS. Tidak hanya itu, pembagian laba perusahaan senilai Rp 262 miliar.

Sebanyak 75 persen dari laba tersebut dibagikan untuk masing-masing pemilik saham.

Selanjutnya, kata Marten, akan ada penyertaan modal. Bahkan, pihaknya harus kembali menambah modal untuk BSG sebesar Rp 24 miliar, untuk memenuhi jumlah total saham sebesar Rp 3 triliun. 

"Jadi masing-masing daerah sebagai pesaham pun harus kembali menambah modalnya sampai dengan tahun 2024, guna mencukupi pemenuhan modal inti BSG agar tidak terdegradasi,” katanya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved