Rabu, 4 Maret 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Peluang Besar Gabung NATO, AS Hormati Ukraina Tentukan Masa Depannya

Peluang Ukraina untuk bergabung dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau yang lebih dikenal dengan NATO semakin terbuka.

Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Peluang Besar Gabung NATO, AS Hormati Ukraina Tentukan Masa Depannya
AFP/SERGEI SUPINSKY)
KARGO - Karyawan menurunkan kargo pesawat dengan bantuan keamanan baru AS yang diberikan ke Ukraina. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta  – Peluang Ukraina untuk bergabung dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau yang lebih dikenal dengan NATO semakin terbuka. Amerika Serikat menyatakan dukungan kepada negara bertetangga dengan Rusia itu untuk masuk NATO.

Seorang Pejabat Senior dari Kedutaan Besar AS di Jakarta, pada konferensi pers Jumat (18/2/2022), mengatakan pada prinsipnya ada dasar bahwa negara-negara memiliki hak atas kedaulatan dan integritas teritorial.

Menurutnya, Ukraina memiliki kebebasan untuk menentukan arah mereka sendiri, termasuk memilih kebijakan luar negeri mereka sendiri, dan dengan negara mana mereka ingin bergaul.

“Sehubungan dengan bergabungnya Ukraina dengan NATO, saya akan merujuk Anda ke komunike KTT NATO 2021 di mana NATO mendukung hak Ukraina untuk memutuskan kebijakan luar negerinya sendiri di masa depan,” kata Pejabat Kedutaan AS yang enggan disebutkan namanya itu.

Namun ia tidak memiliki kewenangan untuk menjelaskan mengapa Ukraina saat ini masih belum tergabung dalam NATO.

Ia juga tidak mengetahui seberapa jauh progress pembicaraan terkait keinginan Ukraina untuk bergabung dengan NATO. Namun AS percaya Ukraina berhak mengajukan permintaan tersebut tanpa diancam oleh negara tetangganya, yakni Rusia.

Baca juga: Tuduhan Klaim Palsu Rusia, Negeri Beruang Kutub Tambah 7 Ribu Tentara Dekat Ukraina

“Saya tidak bisa menjelaskan secara spesifik mengapa Ukraina saat ini tidak tergabung dalam NATO. Saya tidak tahu apakah mereka telah meminta untuk berada atau di mana percakapan itu saat ini,” kata dia.

“Tetapi kami percaya bahwa Ukraina berhak mengajukan permintaan itu jika mereka mau, dan tidak diancam oleh tetangga mereka jika mereka memilih untuk melakukannya,” lanjutnya.

Sebagaimana diketahui, ketegangan antara Rusia dan Ukraina meningkat ketika Moskow menempatkan sekitar 100.000 tentara di dekat perbatasan Ukraina, menurut laporan Reuters.

Langkah tersebut dikhawatirkan sebagai upaya Rusia untuk menginvasi Ukraina.

Namun, hal tersebut dibantah oleh Rusia. Presiden Rusia Vladimir Putin sebelumnya menuntut adanya perubahan dalam pengaturan keamanan di Eropa, yang mencakup janji bahwa Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) tak akan pernah mengakui Ukraina sebagai anggota, bahwa rudal tak akan pernah dikerahkan ke dekat perbatasan Rusia, dan bahwa aliansi Barat tersebut akan mengurangi infrastruktur militer. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Amerika Serikat Dukung Ukraina Jika Ingin Bergabung Dengan NATO

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved