Rabu, 4 Maret 2026

Pilpres 2024

Peluang PDIP Usung Puan dan Ganjar Maju Pilpres, Begini Kata Pengamat Politik 

PDIP punya hitungan tersendiri untuk calon presiden. Sederet tokoh digadang-gadang menjadi calon presiden di Pilpres 2024. Tak terkecuali nama Puan.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Peluang PDIP Usung Puan dan Ganjar Maju Pilpres, Begini Kata Pengamat Politik 
Tribunnews
Menhan Prabowo Subianto (kiri) dan Ketua DPR Puan Maharani. 

TRIBUNGORONTALO.COM - PDIP punya hitungan tersendiri untuk calon presiden. Sederet tokoh digadang-gadang menjadi calon presiden di Pilpres 2024. Tak terkecuali nama Puan Maharani. Misalnya PDIP Sulawesi Utara terang-terangan mencalonkan sang 'putri mahkota'. Ada beberapa opsi yang berkembang, termasuk menyandingkan Prabowo Subianto-Puan. 

Ada juga nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Di internal PDI-P sendiri nama Ganjar dan Puan kerap dibanding-bandingkan. Keduanya disinyalir bersaing untuk merebut tiket menuju Pilpres 2024. Rivalitas itu terlihat dari dinamika antara keduanya. Puan beberapa kali mengindir Ganjar.

Terbaru, Puan mengungkapkan kekesalannya karena ada gubernur yang tidak menyambut saat dia turun ke daerah. Puan mengaku heran kenapa ada gubernur yang tak menyambutnya, padahal ia seorang ketua DPR.

"Begitu saya datang, enggak mau menyambut gitu loh. Saya jadi bingung. Kayak enggak semangat gitu. Padahal harusnya jadi kebanggaan loh, ada kebangaan, saya juga bangga kok datang sebagai Ketua DPR ke mana-mana," kata Puan saat memberikan arahan dalam rapat koordinasi tiga pilar PDI-P di Manado, Rabu (9/2/2022).

Meski tak menyebut sosok yang Puan maksud, mantan Wali Kota Solo sekaligus Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-P Solo FX Hadi Rudyatmo mengungkap bahwa gubernur yang disindir oleh Puan adalah Ganjar Pranowo. Tak Sampai 1 Persen Sebelumnya, pada Mei 2021, Ganjar tak diundang dalam rangkaian acara PDI-P di Semarang yang dihadiri oleh Puan.

Dalam acara yang tak mengikutsertakan Gubernur Jateng itu, Puan juga menyinggung sosok pemimpin yang hanya tampil di media sosial yang ia nilai tidak layak menjadi capres. Lantas, bagaimana elektabilitas kedua tokoh tersebut? Ganjar ungguli Puan Dalam berbagai survei, nama Ganjar Pranowo selalu menduduki peringkat tiga besar tokoh dengan elektabilitas tinggi. Namanya bersaing ketat dengan Prabowo Subianto.

Bahkan, umumnya, elektabilitas Ganjar menembus angka 20 persen. Sementara Puan, Puan biasanya hanya berada di 10 besar tokoh dengan elektabilitas tinggi. Elektabilitasnya berkisar di angka 1-5 persen.

Survei SMRC Hasil survei Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) 15 Februari 2022 misalnya, memperlihatkan bahwa peta persaingan calon presiden di Jawa Barat seimbang antara empat nama yakni Ridwan Kamil, Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo. Berdasarkan simulasi top of mind, Ridwan Kamil memperoleh elektabilitas sebesar 13 persen, disusul Anies (12,2 persen), Prabowo (12 persen), dan Ganjar (10,7 persen).

Baca juga: Mendoakan Pers Nasional, Ini Harapan Ketua DPR Puan Maharani

Nama Puan Maharani tidak masuk menjadi salah satu dari 18 nama top of mind potensial capres. Sementara, berdasar simulasi semi terbuka 29 nama tokoh, Anies berada di posisi teratas dengan 17 persen, diikuti Prabowo (16,8 persen), Ridwan Kamil (16,5 persen), dan Ganjar (14,9 persen).

Berdasar simulasi ini, nama Puan berada di urutan ke-19 dengan elektabilitas 0,1 persen, sejajar dengan Panglima TNI Andika Perkasa dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.

Kemudian, dalam simulasi tertutup 10 nama, elektabilitas Anies mencapai 18,4 persen, Prabowo (18,3 persen), Ridwan Kamil (17,8 persen), dan Ganjar (15,8) persen. Sedangkan Puan di urutan ke-8 (0,8 persen).

Survei Indikator Politik Indonesia Pada 9 Januari 2022, hasil survei Indikator Politik Indonesia menempatkan Prabowo Subianto sebagai tokoh dengan elektabilitas tertinggi yakni 24,1 persen. Disusul oleh Ganjar (20,8 persen) dan Anies (15,1 persen). Sementara, Ridwan Kamil di posisi kelima 6,8 persen). Sementara, Puan harus puas di urutan ke-9 dengan perolehan 1,8 persen, sedikit mengungguli Menteri BUMN Erick Thohir dengan elektabilitas 1,0 persen.

Survei Charta Politika Kemudian, survei Charta Politika yang dirilis 20 Desember 2021 memperlihatkan, elektabilitas Ganjar paling tinggi mencapai 25,8 persen. Di posisi kedua ada Prabowo (22,3 persen), lalu Anies (17 persen). Puan lagi-lagi jauh tertinggal di urutan 13 (0,8 persen). Masih mengacu survei yang sama, jika dikerucutkan ke 10 nama, Ganjar masih menempati urutan pertama dengan elektabilitas 28,2 persen.

Disusul Prabowo (23,8 persen), lalu Anies (19,6 persen). Sementara Puan di urutan ke-9 dengan elektabilitas 1,1 persen. Tiket untuk Ganjar Melihat hal ini, pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Adi Prayitno memprediksi, pada akhirnya PDI-P akan mengusung Ganjar sebagai calon presiden di Pilpres 2024.

Sebab, hingga saat ini elektabilitas Ganjar jauh mengungguli Puan. Besar risiko bagi PDI-P jika akhirnya nekat mengusung Puan sebagai calon presiden. "Saya membaca jelang pendaftaran KPU kalau memang (elektabilitas) Puan nggak signifikan, Ganjar terus mendapatkan respons positif dari publik, kok rasa-rasanya PDI-P itu akan memilih Ganjar untuk diusung sebagai kandidat capres," kata Adi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved