Rabu, 4 Maret 2026

Marten Taha Pimpin Musrembangda, Lurah Moodu Usulkan Bangun Kantor Baru

Pembangunan Kantor Kelurahan Moodu menjadi prioritas. Usia kantor sudah sekira 100 tahun, hingga perlu dibangun kembali gedung baru.

Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Marten Taha Pimpin Musrembangda, Lurah Moodu Usulkan Bangun Kantor Baru
Tribun Gorontalo
Rasjid Male selaku Lurah Moodu 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Pembangunan Kantor Kelurahan Moodu menjadi prioritas. Usia kantor sudah sekira 100 tahun, hingga perlu dibangun kembali gedung baru.

Keinginan itu terungkap saat Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah (Musrembangda) Kecamatan Kota Timur Tahun Anggaran 2023 bertempat di Grande Bistro Caffe, Selasa (15/2/2022).

Musrembangda dipimpin Wali Kota Gorontalo Marten Taha yang didampingi Wakil Wali Kota Ryan Kono, beserta Sekretaris Daerah dan Ketua DPD II LPM Kota Gorontalo.

Pantauan TribunGorontalo.com, berbagai stackholder hingga aparat kelurahan dan lembaga pemberdayaan masyarakat tingkat kelurahan hadir. Rasjid Male selaku Lurah Moodu mengatakan ada beberapa yang menjadi usulan prioritas dari tingkat bawah, baik dari rembuk warga, pramusrembang sampai ke musrembang tingkat kelurahan. Terdapat beberapa harapan masyarakat yang sangat urgen agar masuk pada program prioritas, yakni .pembangunan kantor kelurahan yang lebih memadai.

Baca juga: Sukseskan Pemilu Serentak 2024, Ini Penjelasan Hadiri Wakil Wali Kota Gorontalo

Kata dia, dari segi fisik Kantor Lurah Moodu itu sudah lama sekiranya telah berusia 100 tahun. Kualitas fisiknya bangunan itu sudah agak tua sehingganya perlu untuk dibangun kembali gedung baru atau dipindahkan di tempat yang luas lahannya sedikit lebih besar.

“Saya berpikir ke depan, kita tidak tahu bahwa 10 bahkan 20 tahun akan datang itu, jalan yang berada di depan kelurahan akan di perlebar karena jalan tersebut adalah akses menuju Rumah Sakit Aloe Saboe. Jika ada pelebaran jalan kedepan tentunya kantor akan lebih sempit lagi yang berakibat pada pelayanan bagi masyarakat yang tidak optimal,” tuturnya.

Wali Kota Gorontalo menyampaikan, musyawarah kali ini dipimpinnya langsung, karena punya waktu yang lebih renggang. "Karena saya masih tersedia waktu hingga siang, artinya belum ada kegiatan lain yang saya harus hadiri atau ikuti maka musrembang kali ini saya pimpin langsung untuk memberi arah sehingga pada pembahasan selanjutnya fokus seperti itu,” jelasnya. 

Sambung Kata Walikota, melalui musrebang ini lebih mengarahkan agar lebih fokus apa yang disampaikan oleh kelurahan sehingga tidak ada lagi usulan yang tiba - tiba muncul di forum kecamatan.  

“Saya sudah arahkan karena ada dokumen tertulis yang diusulkan oleh kelurahan yang sudah disetujui oleh LPM dan seluruh stackholder yang ada, sehingga kita akan fokus pada 3 fokus utama yaitu, infrastruktur sosial ekonomi dan budaya. Tinggal dipilah-pilah di kecamatan ini lebih fokus ke mana. Kita akan menggunakan mekanisme skala prioritas sehingganya kita dapat memilih dan memilah yang paling prioritas diantara yang paling prioritas,” ujar Wali Kota. (ris)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved