Driver Ojol, Bentor dan Pembuat Postingan di Gorontalo Bersalaman

Driver ojek online dan pengemudi becak motor (bentor) mencapai kata sepakat untuk membangun komunikasi untuk pelayanan penumpang di Rumah Sakit Aloe.

Editor: Lodie Tombeg
Tribun Gorontalo
Polsek Kota Utara, Kota Gorontalo mediasi driver ojol dan bentor, Selasa (15/2/2022). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Driver ojek online dan pengemudi becak motor (bentor) mencapai kata sepakat untuk membangun komunikasi untuk pelayanan penumpang di Rumah Sakit Aloe Saboe Kota Gorontalo. Pengemudi bentor dan ojol sempat bersitegang lantaran bersinggungan saat melayani penumpang, Selasa (15/2/2022).

Polsek Kota Utara memediasi pertemuan driver ojol dan pengemudi bentor yang mangkal di halaman RS Aloe Saboe. Mediasi ini dilakukan untuk menghindari adanya konflik di antara para pengemudi.

Mediasi dilakukan Selasa pukul 14,30 Wita dipimpin Kapolsek Kota Utara Iptu Ricky Purnawa Parmo didampingi Kanit Binmas Aipda Wahid Puluhulawa, Ulamri Usman (Ketua LPM Wongkaditi Timur) , Usman (Koordinator Pangkalan Bentor RS) , Iwan Abdul Latif (Presiden Bentor), Henci Doda (pemilik akun yang membuat postingan di media sosial) serta perwakilan driver ojol dan pengendara bentor.

150222-mediasi
Polsek Kota Utara mediasi driver ojek online dan pengendara bentor basis di Rumah Sakit Aloe Saboe Kota Gorontalo, Selasa (15/2/2022).

Kapolres Gorontalo Kota AKBP Suka Irawanto melalui Kapolsek Parmo mengatakan, di kawasan rumah sakit sudah pernah terjadi selisih paham antara driver ojol dan pengemudi bentor di tahun 2018. Permasalah tersebut sudah pernah dimediasi dan terjadi kesepakatan saat itu.

Jadi untuk permasalahan yang sekarang sesuai mediasi pengemudi bentor dan ojol tetap mengacu pada kesepakatan yang sudah dibuat pada tahun 2018. 

"Tidak ada larangan untuk  driver online mengambil penumpang di kawasan rumah sakit sepanjang itu dikomunikasikan secara baik terhadap pihak bentor manual yang mangkal di RSAS. Kami berharap antara driver ojek online bisa membangun komunikasi baik dengan pengemudi bentor," tutur Iptu Ricky.

Iptu Ricky mengatakan, pihaknya berharap ke depan tidak ada perselisihan di antara ojek online dan pengemudi bentor. "Semua mencari rezeki. Jadi kami selaku pihak kepolisian menyarankan agar menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya," ucapnya.

Usai mediasi, driver ojek online, pengemudi bentor, dan pembuat postingan di media sosial ini bersalaman. Mereka semua lalu membubarkan diri dan kembali beraktivitas dengan situasi aman dan tertib. (apr)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved