Kakak Tebas Adik hingga Meninggal di Batudaa-Gorontalo, Gegara Masalah Ini

Penganiayaan kakak terhadap adik di Desa Payunga, Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo berujung maut.

Editor: Lodie Tombeg
Tribun Gorontalo
BERJAGA - Perugas berjaga di rumah duka Samsudin Dukalang di Desa Payunga, Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo berujung maut 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Penganiayaan kakak terhadap adik di Desa Payunga, Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo berujung maut, Sabtu (22/1/2022). Samsudin Dukalang (59), meninggal dunia setelah dianiaya penggunakan parang oleh kakaknya, DD (60) alian Don.

Peristiwa yang mengagetkan warga Kecamatan Batudaa itu terjadi pada Sabtu pukul 09.30 Wita.

Ceritanya Sudin sedang mengawali pekerjaan penebangan pohon kelapa. Tak lama setelah itu Don datang sambil membawa parang.

Baca juga: Video Viral: Kelabui Polisi, Dua Pemuda di Gorontalo Terjun ke Sawah

Don lalu menemui Sudin. Saat berpapasan, Don langsung melayangkan tebasan ke arah sang adik. Tebasan parang itu mengenai kaki korban. Sudin lalu berupaya menyelamatkan diri.

Namun luka yang dialami Sudin cukup parah. Ia sempat dilarikan oleh anaknya ke Puskemas Batudaa.

Sayangnya nyawa Sudin tak tertolong lagi. Ia menghembuskan napas terakhir beberapa saat setelah tiba di rumah sakit. Diduga pria yang akrab disapa Sudin itu meninggal akibat kehilangan banyak darah.

Hingga pukul 14.45, Don sudah diamankan oleh Perugas Polsek Batudaa. Selanjutnya Polsek Batudaa masih melakukan penyelidikan lanjut terhadap kejadian di lapangan.

Sementara jenazah korban sudah dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. (apr)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved