Breaking News:

Kisah Camat si 'Tukang Kebun' Tibawa-Gorontalo: Dicari Susi Pudjiastuti hingga Jenderal Lemhanas

Latif Suparman tidak hanya dikenal sebagai sosok setengah baya yang memiliki ide brilian.

Penulis: Risman Taharuddin | Editor: lodie tombeg
Tribun Gorontalo
SIRAM BUNGA - Camat Tibawa Latif Suparman menyiram tanaman bonsai di rumah dinas Bupati Gorontalo, Jumat (14/1/2022). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Limboto - Latif Suparman tidak hanya dikenal sebagai sosok setengah baya yang memiliki ide brilian. Dia juga dikenal sebagai orang nomor satu di Kecamatan Tibawa.

Sebagai camat, ia tampil bersahaja, dirinya diketahui sebagai tokoh yang akrab dengan rakyat.

Saat masih mengemban amanah sebagai Camat Batudaa Pantai pada tahun 2018, Latif pernah viral dengan gebrakannya yang tak pernah terbayangkan oleh tokoh lainnya. Dia pernah menggelar upacara bendera di tengah laut bersama aparatur kecamatan serta masyarakatnya saat memperingati Proklamsi Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Benar adanya saya pernah menggelar upacara HUT Kemerdekaan RI saat itu, saat pengibaran bendera, air saat itu sampai di pinggang orang dewasa. Saat penurunan bendera, air sudah mencapai dagu orang dewasa, karena saat itu air sudah naik," ujar pria bergelar doktor ini kepada Tribungorontalo.com, Jumat (14/1/2022).

140122-Upacara di Laut
Paskibra saat upacara bendera di Batudaa Pantai beberapa waktu lalu.

Hal itu dilakukannya untuk menggalang masyarakat Batudaa Pantai, terutama generasi muda agar mencintai biota laut dan melindungi lingkungan di sekitar Batudaa Pantai. Tidak hanya itu, dia dikenal pula sebagai tokoh inspiratif di berbagai kalangan.

Latif dikenang hingga hari ini sebagai pemimpin yang tak pernah bekerja dari belakang meja. Dia selalu menjadi terdepan untuk turun ke lapangan menggerakkan aparatur bekerja menyapa rakyat.

Baca juga: Salat Jumat di Masjid Nurul Fallah, Bupati Nelson: Tetap Jaga Kedamaian

Jika dirunut perjalanan kariernya, ternyata Latif telah melewati romantika kehidupan yang sungguh dinamis dan kaya akan pengalaman.

"Setelah viralnya aksi itu jenderal berpangkat dua bintang dari Lemhanas datang berkunjung ke Batudaa Pantai. Bahkan Ibu Susi Pudjiastuti saat menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan sempat menghubungi saya untuk meminta videonya, melalui Dinas Perikanan Provinsi Gorontalo. Setiap tempat di mana saya berpijak pasti ada yang saya tinggalkan untuk dikenang," tuturnya.

140122-Upacara di Laut-1
ASN Kecamatan Bautudaa Pantai mengikuti upacara Proklamasi RI di pantai waktu lalu. Foto dirilis Jumat (14/1/2022).

Di zaman Orde Baru misalnya, ia pernah menjadi Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo representasi dari partai berlambang pohon beringin, Partai Golkar. Selepas itu, ia menjadi guru dan kepala sekolah. Sebelum diangkat menjadi camat, mantan Kepala SMA Negeri 2 Limboto ini pernah menjabat Kepala Bidang PMPTK Dinas Diknas Kabupaten Gorontalo.

Tidak hanya bergelut dengan tugasnya sebagai ASN, Latif selama ini juga aktif di berbagai organisasi, di antaranya organisasi FKPPI dan organisasi pencinta bonsai di Gorontalo.

Kecintaannya terhadap bunga bonsai sungguh terbilang luar biasa. Di tengah kesibukannya sebagai camat, sejak pagi buta dan sore, ia merawat bunga bonsai. Ratusan jumlahnya.

Saking banyaknya koleksi bunga bonsai, sekitar 100 pot lebih ia persembahkan untuk memperindah halaman rumah dinas jabatan Bupati Gorontalo.

Lebih mengagetkan lagi, sebelum terbenamnya matahari, ia datang menyiram bonsai - bonsai yang berada di pekarangan rumah dinas Bupati Gorontalo. Padahal sebagai seorang camat, ia bisa saja meminta stafnya untuk melakoni pekerjaan itu. Namun hal itu tidak dilakukannya.

Bagi orang yang tidak mengenalnya, mungkin ia sepintas dianggap sebagai “tukang kebun”. Padahal ia adalah seorang camat berprestasi dan mantan parlemen Kabupaten Gorontalo. (ris)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved