Breaking News:

Demo Tolak UU Omnibus Law, Mahasiswa Gorontalo Kenaikan Upah Buruh

Puluhan mahasiswa dari Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Provinsi Gorontalo menggelar aksi unjuk rasa.

Penulis: Apris Nawu | Editor: lodie tombeg
Tribun Gorontalo
AKSI - Aksi unjuk rasa mahasiswa menolak UU Cipta Kerja di Bundaran Saronde, Kota Gorontalo, Jumat(14/1/2022). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Puluhan mahasiswa dari Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Provinsi Gorontalo menggelar aksi unjuk rasa di Bundaran Saronde, Kota Gorontalo, Jumat(14/1/2022).

Pantaun Tribungorontalo.com massa yang menamakan diri “Gorontalo Bergerak”. "Kami menuntut dengan keras pencabutan Undang-Undang Omnibus Law atau UU Cipta Kerja," kata pendemo.

140122-Aksi Mahasiswa
AKSI - Aksi unjuk rasa mahasiswa di Bundaran Saronde, Kota Gorontalo, Jumat(14/1/2022).

Orator Hidayat Musa menyampaikan orasinya menuntut untuk menaikkan upah buruh sebesar 5 persen dan mengesahkan Rancangan Undang-Undang Pekerja Rumah Tangga (RUU PRT) hingga mewujudkan pendidikan gratis.

“Kami atas nama mahasiswa Indonesia, hari ini berharap upah buruh harus dinaikkan dan segera sahkan revisi Undang-Undang PRT, wujudkan pendidikan gratis dan segera cabut Undang-Undang Omnibus Law,” katanya.

140122-Aksi Mahasiswa-1
AKSI - Unjuk rasa mahasiswa di Bundaran Saronde, Kota Gorontalo, Jumat (14/1/2022).

Aksi ini dikawal kepolisian dari Resort Gorontalo Kota dan Polda Gorontalo. Pantauan Tribungorontalo.com, sempat terjadi adu mulut antara mahasiswa dan pihak kepolisian dalam aksi tersebut.

Bermula saat massa berniat melakukan pembakaran ban bekas, namun polisi segera menyita ban tersebut demi keamanan mengingat aksi pembakaran akan dilakukan di depan stasiun pengisian bahan bakar umum atau SPBU. (apr)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved