Ibu Kota Baru
Sri Mulyani: Presiden Prioritas Proyek Ibu Kota Negara
Proyek Ibu Kota Negara (IKN) tetap berlanjut, tidak terganggu pandemi Covid-19. Jajaran pimpinan Kementerian Keuangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/070122-Sri-Mulyani.jpg)
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pembangunan ibu kota baru Indonesia membutuhkan dana sebesar 35 miliar Dolar AS atau setara Rp 504,4 triliun (kurs 1 dollar AS= Rp 14.412).
Hal tersebut disampaikannya di depan para investor Uni Emirat Arab (UEA) saat menghadiri Indonesia–UEA Investment Forum yang berlangsung di Dubai, Kamis (4/11/2021).
"Untuk membangun ibu kota baru setidaknya dibutuhkan dana sebesar 35 miliar Dolar AS," ujar Jokowi dilansir dari siaran pers di laman resmi Sekretariat Kabinet, Jumat (5/11/2021).
Jokowi mengungkapkan, pembangunan Ibu Kota Negara itu menjadi salah satu sektor yang bisa dijadikan prioritas kerja sama antara Indonesia dan UEA. (Tribunnews)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sri Mulyani: Proyek Ibu Kota Negara Tak Ganggu Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi