Kamis, 19 Maret 2026

Covid Omicron

Satgas Covid-19 Tes PCR 184 Petugas Bandara Gorontalo, Rusli: Kami Tak Ingin Kecologan

Provinsi Gorontalo mencegah masuk Covid-19 varian Omicron. Pintu masuk Bandara Djalaludin Gorontalo diperketat.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Satgas Covid-19 Tes PCR 184 Petugas Bandara Gorontalo, Rusli: Kami Tak Ingin Kecologan
Tribun Gorontalo/wan
SWAB PCR - Petugas Satgas Covid-19 mengambil melakukan swab kepada pekerja di Bandara Djalaludin Gorontalo, Kamis (6/1/2022). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Provinsi Gorontalo mencegah masuk Covid-19 varian Omicron. Pintu masuk Bandara Djalaludin Gorontalo diperketat.

Langkah awal, sedikitnya 184 pegawai bandara di Kabupaten Gorontalo itu menjalani pemeriksaan Polimerase Chain Reaction atau PCR oleh petugas Satgas Covid-19, Kamis (6/1/21) siang. Satgas Covid-19 menargetkan 500 orang yang bekerja di bandara tes PCR ke depan.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie yang hadir dalam kesempatan itu menjelaskan, pemeriksaan PCR menjadi langkah pihaknya dalam mendeteksi secara dini penyebaran Omicron.

“Kami tidak ingin kecolongan, jadi saya instruksikan untuk semua yang beraktivitas di bandara itu di-swab PCR,” ungkapnya di depan anggota Forkopimda Gorontalo yang hadir di Bandara Djalaludin.

Rusli menjelaskan, nantinya sampel pemeriksaan ini segera dikirim ke laboratorium di Jakarta. “Jadi kita ingin tahu, apakah ada yang di sini (petugas bandara) yang sudah tertular Omicron atau masih Delta. Dan ini sangat berbahaya,” ungkap Rusli.

Baca juga: Covid 3 Januari 2022 di Indonesia: Bertambah 265 Pasien, 5 Orang Meninggal

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo Yana Yanti mengungkapkan, varian Omicron telah bertransmisi secara lokal. Artinya, kata dia, bisa saja virus tersebut telah menjangkiti warga Gorontalo.

060122-Yana Suleman
MENJELASKAN - Kadis Kesehatan Provinsi Gorontalo Yana Suleman menyampaikan keterangan pers, Kamis (6/1/2022).

“Karena itu, kita saat ini atas petunjuk Forkopimda khususnya Pak Gubernur Gorontalo, kita kemudian memastikan orang-orang yang kemudian berisiko, yaitu orang-orang di bandara itu kita periksa semuanya,” ungkap Yana.

Pemeriksaannya pun, kata dia, dengan terlebih dahulu melakukan pemeriksaan sampel di BPOM. Jika ada yang terkonfirmasi positif Covid-19, maka sampelnya akan dibawa ke Balitbankes untuk diperiksa apakah variannya adalah Omicron.

“Insyaallah tidak, tapi kalau pun ada, tentu langkah selanjutnya adalah isolasi kemudian melakukan tracing ke orang-orang yang positif tersebut,” ungkap dia.

Adapun 500 petugas bandara itu meliputi para porter, petugas Badan Meteorolosi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), petugas Pertamina, serta para aviator. (wan)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved