Bursa Capres
Saingi Posisi Prabowo, Tren Positif Elektabilitas Ganjar Dua Tahun Terakhir
Elektabilitas atau tingkat keterpilihan Ganjar Pranowo pada simulasi Pilpres 2024 terus menanjak.
Penulis: Lodie Tombeg | Editor: Lodie Tombeg
TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Elektabilitas atau tingkat keterpilihan Ganjar Pranowo pada simulasi Pilpres 2024 terus menanjak. Gubernur Jawa Tengah ini bahkan menyaingi elektabilitas Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
Prabowo dan Ganjar bersaing ketat memperebutkan posisi teratas pilihan rakyat untuk calon presiden jika pemilihan dilakukan sekarang.
Demikian temuan survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) bertajuk “Prospek Partai Politik dan Calon Presiden: Kecenderungan Perilaku Politik Pemilih Nasional” yang dirilis secara online pada Selasa (28/12).
Direktur Eksekutif SMRC Sirojudin Abbas mengatakan, dalam format pertanyaan semi terbuka dengan daftar 43 nama, Prabowo Subianto mendapat dukungan 19,7 persen, sementara Ganjar Pranowo didukung 19,2 persen.
Secara statistik perbedaan dukungan kedua tokoh ini tidak signifikan. Sementara Anies Baswedan berada di bawah keduanya secara signifikan, yakni 13,4 persen.
Dalam simulasi 15 nama, lanjut Abbas, tidak terjadi perubahan berarti. “Pada simulasi ini, Prabowo mendapat dukungan 22,7 persen, tidak berbeda signifikan dengan suara untuk Ganjar Pranowo, 22,5 persen,” terang Abbas dalam keterangan tertulis, Selasa (28/12/2021).
Anies tetap di bawah kedua tokoh ini dengan 15,2 persen suara.
Menurut survei SMRC, dalam dua tahun terakhir, hanya Ganjar Pranowo yang memiliki elektabilitas yang terus menanjak.
Abbas mengatakan, dari survei SMRC menunjukkan dukungan publik pada Ganjar Pranowo mengalami kenaikan secara konsisten dalam dua tahun terakhir.
“Dalam simulasi semi terbuka, pada survei Maret 2020, elektabilitas Ganjar 6,9 persen. Setahun kemudian, Maret 2021, dukungan pada Ganjar menjadi 8,8 persen,” kata Abbas.
Baca juga: Dominasi Figur Capres 2024: Ini Tantangan Ganjar-Anies-Ridwan-Khofifah
Dukungan ini meningkat menjadi 12,6 persen pada Mei 2021. Dan terus menanjak pada September dan Desember 2021, masing-masing 15,8 persen dan 19,2 persen.
Anies Baswedan, jelas Abbas, juga mengalami kenaikan dalam periode yang sama, tapi tidak sekuat Ganjar Pranowo, dari 10,1 persen pada Maret 2020 menjadi 13,4 persen pada Desember 2021.
Sementara elektabilitas Prabowo Subianto cenderung stagnan, dari 19,5 persen pada Maret 2020 menjadi 19,7 persen pada Desember 2021.
Survei SMRC ini dilakukan pada 8-16 Desember 2021 melalui tatap muka atau wawancara langsung. Jumlah sample awal 2420 yang dipilih secara acak (multistage random sampling) dari seluruh populasi Indonesia yang berumur minimal 17 tahun atau sudah menikah.
Response rate (responden yang dapat diwawancarai secara valid) sebesar 2062 atau 85 persen. Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 2,2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen (asumsi simple random sampling). (kontan)
Artikel ini telah tayang di kontan.co.id dengan judul Survei SMRC: Prabowo dan Ganjar Pranowo Bersaing Ketat, Anies Urutan Ketiga
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Prabowo-Ganjar.jpg)