Liga Champions
Menang 5-4 atas Bayern Munich, Enrique Puji Mentalitas PSG
Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, memuji mentalitas anak asuhnya setelah memetik kemenangan tipis 5-4 atas Bayern Munchen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PSG-menang-5-4-atas-Bayern-Munich.jpg)
Ringkasan Berita:
- PSG berhasil mengalahkan Bayern Munchen dengan skor tipis 5-4 pada leg pertama semifinal Liga Champions
- Gol kemenangan PSG dicetak oleh Khvicha Kvaratskhelia (2 gol), Ousmane Dembele (2 gol), dan Joao Neves
- Sementara Bayern memberikan perlawanan sengit melalui gol Harry Kane, Michael Olise, Dayot Upamecano, dan Luis Diaz
TRIBUNGORONTALO.COM – Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, memuji mentalitas anak asuhnya setelah memetik kemenangan tipis 5-4 atas Bayern Munchen.
Laga leg pertama semifinal Liga Champions ini berlangsung penuh drama di Parc des Princes, Paris, Rabu (29/4/2026) dini hari WIB.
Pertandingan tersebut mencatatkan sejarah baru sebagai laga semifinal dengan jumlah gol terbanyak sepanjang sejarah Liga Champions, yakni total sembilan gol dalam satu malam.
Meski meraih kemenangan, Luis Enrique mengakui timnya harus menderita sepanjang laga untuk menahan gempuran raksasa Jerman tersebut. Ia menyebut ritme pertandingan ini berada di luar nalar.
"Saya belum pernah melihat pertandingan dengan ritme seperti itu sebelumnya. Kami sangat senang bisa mengalahkan tim yang baru kalah tiga kali sepanjang musim ini," ujar Enrique usai laga, dikutip dari laman resmi UEFA.
Enrique menyoroti bagaimana PSG sempat unggul jauh 5-2 sebelum Bayern memperkecil kedudukan. Menurutnya, melawan tim sekelas Bayern selalu memberikan tekanan yang luar biasa.
"Ketika Anda unggul 5-2, lawan mengambil banyak risiko. Kami menang, tetapi kami menderita di sepanjang pertandingan, dan itu akan terjadi lagi di leg kedua nanti," tambahnya.
Baca juga: Usai Tersingkir dari Liga Champions, Real Madrid di Ambang Musim Nirgelar
Hujan Gol di Parc des Princes
PSG tampil agresif sejak awal berkat performa impresif lini serang mereka. Lima gol kemenangan Les Parisiens disumbangkan oleh:
- Khvicha Kvaratskhelia: Menit ke-24 dan 56’
- Joao Neves: Menit ke-33
- Ousmane Dembele: Dua gol (termasuk satu penalti di masa injury time babak pertama)
Sementara itu, Bayern Munchen terus menempel ketat melalui aksi Harry Kane (penalti), Michael Olise, Dayot Upamecano, dan Luis Diaz. Perlawanan sengit ini hampir saja membuat keunggulan tuan rumah sirna di menit-menit akhir.
Kemenangan 5-4 ini memberikan modal positif bagi PSG, namun Luis Enrique mengingatkan timnya untuk tidak jemawa. Pasalnya, Bayern Munchen dikenal sangat tangguh saat bermain di kandang sendiri, Allianz Arena.
Tercatat, Bayern hanya kalah satu kali di kandang sepanjang musim ini, yakni saat tumbang 1-2 dari Augsburg pada Januari 2026 lalu.
"Pertandingan ini sangat sulit, dan leg kedua juga akan sulit. Kami harus menikmatinya, tetapi juga sadar bahwa selisih satu gol ini belum berarti apa-apa," tegas pelatih asal Spanyol tersebut.
Senada dengan sang pelatih, gelandang PSG Vitinha menyebut kemenangan ini tetap meninggalkan sedikit penyesalan karena gagal mempertahankan margin skor yang lebih lebar.
"Kami sempat memimpin tiga gol, jadi saat Anda hanya menang selisih satu, Anda merasa seharusnya bisa berbuat lebih. Tapi itulah sepak bola, sangat sulit melawan Bayern," ujar Vitinha.