SEPAK BOLA

Real Madrid Tersingkir Mengejutkan di Copa del Rey, Debut Arbeloa Berakhir Pahit

Real Madrid menelan kekalahan mengejutkan 2-3 dari klub kasta kedua Albacete pada babak 16 besar Copa del Rey, Rabu (14/1/2026).

Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
BOLA -- Real Madrid tersingkir secara mengejutkan dari Copa del Rey usai kalah 2-3 dari Albacete, klub kasta kedua Spanyol, dalam laga babak 16 besar. 

Ringkasan Berita:
  • Real Madrid tersingkir secara mengejutkan dari Copa del Rey usai kalah 2-3 dari Albacete, klub kasta kedua Spanyol, dalam laga babak 16 besar. 
  • Kekalahan ini menjadi debut pahit bagi Álvaro Arbeloa sebagai pelatih baru, dengan Jefte Betancor mencetak dua gol termasuk penentu kemenangan di masa tambahan waktu. 
  • Hasil tersebut semakin menyakitkan karena Madrid tampil sebagai unggulan meski tanpa sejumlah pemain bintang.

 

TRIBUNGORONTALO.COM, BOLA – Real Madrid menelan kekalahan mengejutkan 2-3 dari klub kasta kedua Albacete pada babak 16 besar Copa del Rey, Rabu (14/1/2026).

Hasil ini menjadi pukulan telak bagi Los Blancos, sekaligus mengakhiri debut Álvaro Arbeloa sebagai pelatih kepala dengan hasil yang memalukan.

Arbeloa, yang baru ditunjuk pada Senin lalu untuk menggantikan Xabi Alonso, harus menyaksikan timnya tersingkir lewat gol penentu Jefte Betancor pada masa tambahan waktu di Stadion Carlos Belmonte.

Kekalahan ini terasa semakin menyakitkan karena Real Madrid berstatus sebagai juara Eropa 15 kali dan kalah dari tim yang saat ini berada di peringkat ke-17 Segunda Division.

Madrid tampil tanpa sejumlah pemain bintang, termasuk penyerang Prancis Kylian Mbappe.

Baca juga: FIFA Kewalahan, Permintaan Tiket Piala Dunia 2026 Tembus 500 Juta

Absennya sejumlah pilar membuat tim tamu kesulitan mengembangkan permainan sejak awal laga.

Albacete membuka keunggulan melalui Javi Villar pada menit ke-42 setelah memanfaatkan situasi sepak pojok.

Namun Real Madrid mampu menyamakan kedudukan jelang turun minum lewat Franco Mastantuono yang juga mencetak gol dari jarak dekat usai situasi bola mati.

Memasuki babak kedua, Albacete tampil lebih agresif dan disiplin dalam bertahan.

Jefte kembali membawa tuan rumah unggul pada menit ke-82 setelah memanfaatkan kemelut di kotak penalti. 

Tendangannya yang memantul ke tanah gagal dibendung kiper Madrid, Andriy Lunin.

Saat Madrid tampak akan memaksakan perpanjangan waktu setelah Gonzalo Garcia mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-91, drama kembali terjadi.

Jefte mencetak gol keduanya dengan sebuah penyelesaian lob indah melewati Lunin, memastikan kemenangan bersejarah Albacete atas Real Madrid, yang pertama sepanjang sejarah pertemuan kedua tim.

“Di klub ini, hasil imbang saja sudah buruk, bahkan bisa disebut tragedi. Apalagi kekalahan seperti ini, tentu sangat menyakitkan,” ujar Arbeloa kepada wartawan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved