SEPAK BOL

AC Milan Tumbang 2-3 dari Virtus Entella: Ujian Kebugaran yang Menyisakan Banyak Catatan

Meski pertandingan ini lebih ditujukan sebagai tes kebugaran dan kesempatan bagi beberapa pemain untuk kembali merasakan atmosfer 90 menit penuh

Editor: Wawan Akuba
AC MILAN
KALAH - AC Milan kalah 2-3 dari Virtus Entella dalam laga uji coba yang menyoroti kebugaran Pulisic, debut penuh Jashari, eksperimen formasi Allegri, serta potensi duet Pulisic–Leao di lini serang. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- AC Milan harus menelan kekalahan 2-3 dari Virtus Entella dalam laga uji coba hari ini.

Meski pertandingan ini lebih ditujukan sebagai tes kebugaran dan kesempatan bagi beberapa pemain untuk kembali merasakan atmosfer 90 menit penuh, hasil akhirnya tetap meninggalkan rasa tidak puas bagi Rossoneri.

Sebelum laga dimulai, perhatian utama tertuju pada kemampuan sejumlah pemain untuk menuntaskan pertandingan penuh. 

Kabar baiknya, beberapa pemain inti berhasil melakoni 90 menit, termasuk Christian Pulisic yang baru kembali serta Ardon Jashari yang pulih dari cedera patah tulang fibula.

Baca juga: Cara Cek Penerima Bansos Beras 20 Kg dan Minyak Goreng November 2025 untuk Gorontalo

Meski Milan kebobolan tiga gol, perlu dicatat bahwa tim yang diturunkan bukanlah kekuatan penuh.

Lini belakang hampir seluruhnya diisi oleh nama-nama muda dari skuad Futuro, sementara lini serang juga banyak bereksperimen.

Masa Depan Ardon Jashari

Sorotan besar tertuju pada Ardon Jashari. Gelandang muda asal Swiss ini tampil impresif di babak pertama, seolah melayang melewati lawan dengan kualitas yang jauh di atas.

Karakteristiknya bahkan sempat mengingatkan pada Luka Modric, meski tentu dalam skala lebih kecil.

Namun, performa di babak kedua menurun. Hal ini wajar mengingat laga ini adalah penampilan penuh pertamanya setelah cedera panjang.

Biasanya pemain dipulihkan lewat menit terbatas, bukan langsung 90 menit. 

Fakta bahwa ia mampu bertahan hingga akhir, meski dengan kesalahan, tetap menjadi pencapaian penting bagi Milan.

Target berikutnya adalah laga kontra Lazio pada 4 Desember, yang bisa menjadi kesempatan emas baginya.

Allegri dan Dilema Formasi

Musim ini, Massimiliano Allegri kerap berganti formasi. Awalnya ia mencoba 4-3-3, namun lebih sering kembali ke 3-5-2 yang fleksibel berubah menjadi empat bek bila diperlukan.

Dalam laga melawan Entella, Allegri kembali menurunkan 4-3-3. Absennya Alexis Saelemaekers dan Fikayo Tomori membuat fleksibilitas terbatas.

Namun, kebobolan tiga gol dengan formasi empat bek bisa menjadi sinyal bahwa sistem tiga bek masih lebih aman.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved