Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026, Dua Sosok Ini Didesak Mundur usai Garuda Dilibas Irak
Kekalahan Indonesia melawan Irak menjadi pukulan berat bagi skuad Garuda dan para pendukungnya, dua nama ini menggema di stadion
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/indonesia-vs-irak.jpg)
Pada menit ke-43, Irak mendapat peluang lewat tendangan bebas.
Maarten Paes dengan sigap melakukan penyelamatan dengan meninju bola hasil tendangan bebas pemain Irak.
Namun, ia berbenturan dengan pemain Irak saat melakukan penyelmatan sehingga sempat mengalami masalah.
Dean James mendapat peluang emas di dekat kotak penalti lawan di penghujung babak pertama.
Ia melesatkan tendangan keras dan berhasil melewati pagar pertahanan Irak tetapi bola melenceng keluar lapangan.
Babak Kedua
Pada lima menit awal babak kedua, para pemain Timnas Indonesia tancap gas dan terus menyerang gawang Irak.
Irak mendapat peluang emas lewat serangan balik pada menit ke-51.
Bashar Resan berdiri bebas setelah mendapat umpan terobosan dari rekannya.
Ia kemudian mengirim umpan tarik untuk rekannya tetapi bola berhasil disapu bek Timnas Indonesia.
Hakim garis kemudian mengangkat bendera karena Bashar Resan ternyata berada dalam posisi offside.
Irak kembali mendapat peluang di dalam kotak penalti saat laga memasuki menit ke-57.
Namun, aksi gemilang Rizky Ridho berhasil menggagalkan peluang emas milik Irak tersebut.
Saat laga memasuki menit ke-59, lini belakang Timnas Indonesia kecolongan.
Youssef Amyn berdiri cukup bebas di depan gawang Timnas Indonesia setelah menerima umpan terobosan dari rekannya.
Namun pergerakan Youssef Amyn ditutup Jay Idzes sehingga tendangannya melenceng keluar lapangan.
Kevin Diks gagal memanfaatkan peluang emas yang ia dapat pada menit ke-64.
Ia berdiri bebas di dalam kotak penalti Irak setelah mendapat umpan heading dari rekannya.
Kevin Diks kemudian melesatkan tendangan pleasing tetapi terlalu lemah dan berhasil ditangkap kiper Irak, Jajal Hassan.
Zaid Tahseen melakukan pelanggaran keras terhadap Ole Romeny ketika Timnas Indonesia membangun serangan lewat counter attacks pada menit ke-68.
Ole Romeny berdiri bebas ketika menerima bola lambung dari rekannya.
Zaid Tahseen yang bertindak sebagai pemain terakhir kemudian melakukan tackle terhadap Ole Romeny.
Akan tetapi, wasit justru tak memberi kartu merah untuk Zaid Tahseen.
Melainkan wasit hanya memberi kartu kuning untuk Zaid Tahseen.
Petaka bagi Timnas Indonesia datang pada menit ke-75.
Gawang Timnas Indonesia kemasukan gol lewat aksi Zidane Iqbal.
Zidane Iqbal leluasa mencetak gol dari luar kotak penalti dan gagal dihalau oleh bek Timnas Indonesia.
Kevin Diks dilanggar keras di area pertahanan Irak oleh pemain lawan saat Timnas Indonesia membangun serangan.
Momen tersebut sempat membuat kedua kesebelasan bersitegang.
Akan tetapi, wasit tak menghadiahkan kartu apapun untuk si pelanggar.
Miliano Jonathans tampak dilanggar pemain belakang Irak saat laga memasuki menit ke-81.
Akan tetapi, wasit tak melihatnya sebagai sebuah pelanggaran dan memutuskan untuk play on.
Wasit mengentikan laga untuk sementara waktu pada menit ke-85.
Hal itu karena suporter Timnas Indonesia yang hadir melempar botol air ke lapangan.
Suporter Timnas Indonesia tampak kesal dengan keputusan wasit yang tampak berat sebelah lantaran memberi kartu kuning untuk Ole Romeny.
Kedua tim bermain cukup keras di menit-menit akhir babak kedua.
Irak bermain agresif untuk menambah keunggulan, sedangkan Timnas Indonesia menggebu-gebu guna mencetak gol.
Pada menit ke-90+8, Kevin Diks tergeletak di kotak penalti Irak setelah tampak disikut bek lawan, Zaid Tahseen.
Wasit kemudian memberi kartu kuning kedua untuk Zaid Tahseen dan mengusir pemain dengan nomor punggung empat tersebut keluar.
Meski ada indikasi pelangagran, wasit tak memberi hadiah penalti untuk Timnas Indonesia.
Susunan Pemain Timnas Indonesia Kontra Irak
Starter: Maarten Paes, Kevin Diks, Rizky Ridho, Jay Idzes (C), Dean James, Calvin Verdonk, Joey Pelupessy, Thom Haye, Ricky Kambuaya, Eliano Reijnders dan Mauro Zijlstra.
Cadangan: Ernando Ari, Nadeo Argawinata, Sandy Walsh, Jordi Amat, Shayne Pattynama, Nathan Tjoe-A-On, Marc Klok, Stefano Lilipaly, Miliano Jonathans, Ragnar Oratmangoen, Ole Romeny dan Ramadhan Sananta
Pelatih: Patrick Kluivert
Susunan Pemain Irak
Starter: Jajal Hassan (C), Hussein Ali, Zaid Hantoosh, Munaf Younus, Merchas Ghazi, Kevin Enkido William, Amir Fouad, Bashar Resan Bonyan, Ibrahim Bayesh, Sherko Kareem dan Mohanad Ali.
Cadangan: Ahmed Basil, Fahad Talib, Ahmed Al-Hajjaj, Akem Hashem, Rebin Sulaka, Mustafa Saadoon, Youssef Amyn, Zidane Iqbal, Ali Jasim, Aimer Sher, Hasan Sayyid dan Amar Mushin. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunWow.com
Laga Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia
Indonesia vs irak
Irak
Patrick Kluivert
Erick Thohir
| TikTok Jadi Mitra Strategis FIFA, Suguhkan Pengalaman Digital Baru di Piala Dunia 2026 |
|
|---|
| FIFA Kewalahan, Permintaan Tiket Piala Dunia 2026 Tembus 500 Juta |
|
|---|
| Usai Tiket Diprotes Kemahalan, FIFA Akhirnya Jual Tiket Piala Dunia 2026 Sejutaan |
|
|---|
| Bukan Dua Babak Lagi! Pertandingan Piala Dunia 2026 Resmi Dipecah Jadi Empat Kuarter |
|
|---|
| Jalan Terbuka untuk Australia di Piala Dunia 2026, Ini Lawan-Lawannya |
|
|---|