Berita Viral
Tirsa Mokolintad, Ibu Muda yang Meninggal Ditabrak Oknum Polisi di Bolmong
Kepergian Tirsa Andini Mokolintad (28) menyisakan luka yang amat dalam bagi keluarga dan kerabat di Sulawesi Utara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Kecelakaan-lalu-lintas-yang-menyebabkan-korban-jiwa-kembali-terjadi-di-Kabupaten.jpg)
Di sisi lain, sebuah mobil Honda Brio berwarna putih dengan nomor polisi DB 1095 RT melaju dari arah berlawanan, yakni dari arah Kotamobagu menuju Dumoga.
Mobil tersebut dikemudikan oleh Rivaldo Tumbelaka, seorang oknum polisi yang diketahui bertugas di jajaran Polres Bolmong, tepatnya di Polsek Sangtombolang.
Saksi mata di lokasi kejadian memberikan keterangan yang cukup mengejutkan mengenai perilaku pengemudi mobil sebelum kecelakaan terjadi.
Darma Rivai, salah satu warga yang berada di jalur yang sama, menceritakan bahwa mobil Honda Brio tersebut melaju dengan kecepatan cukup tinggi.
Menurut Darma, mobil pelaku sempat mendahului atau melambung kendaraannya dengan cara yang cukup berisiko sebelum akhirnya menghantam motor korban.
Benturan keras tidak terelakkan. Akibat tabrakan frontal tersebut, tubuh Tirsa terlempar jauh dari titik benturan hingga masuk ke dalam semak-semak di pinggir jalan.
Kondisi jalan yang gelap dan posisi korban yang terpental jauh sempat membuat warga kesulitan melakukan evakuasi sesaat setelah kejadian.
Sejumlah warga bahkan harus melakukan pencarian di area semak-semak menggunakan alat penerangan seadanya sebelum akhirnya menemukan tubuh Tirsa yang sudah tak berdaya.
Setelah korban berhasil ditemukan dan dilarikan ke rumah sakit, fokus warga beralih pada kendaraan pelaku yang terhenti tak jauh dari lokasi.
Warga yang curiga kemudian memeriksa bagian dalam mobil Honda Brio tersebut untuk mencari identitas pengemudi.
Di dalam kabin mobil, ditemukan barang-barang yang menguatkan identitas pelaku sebagai aparat keamanan.
Saksi menemukan seragam polisi dan kartu identitas yang mengonfirmasi bahwa pengemudi adalah anggota Polri.
Namun, yang lebih mengejutkan adalah temuan benda lain di dalam kendaraan tersebut yang memicu amarah warga.
Saksi menyebutkan ditemukan senjata api milik petugas serta sebuah dus yang berisi minuman keras jenis bir di dalam mobil.
Temuan minuman beralkohol ini memunculkan dugaan kuat di tengah masyarakat bahwa pelaku sedang dalam pengaruh miras saat berkendara.