Kamis, 5 Maret 2026

Badminton Indonesia

Profil Jonatan Christie, Pebulu Tangkis Mundur dari Indonesia Masters 2026

Istora Senayan biasanya menjadi panggung bagi gemuruh "Eea... Eea..." yang mengiringi setiap smes tajam Jonatan Christie.

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Profil Jonatan Christie, Pebulu Tangkis Mundur dari Indonesia Masters 2026
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
ATLET MUNDUR -- Jonatan Christie mengembalikan kok kearah tunggal putra Jepang Kenta Nishimoto pada babak semifinal perorangan bulutangkis Asian Games 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Senin (27/8/2018). Jonatan Christie dikabarkan mundur dari Indonesia Masters 2026. 

Narasi besar tentang Jonatan Christie kini bukan lagi sekadar soal kemenangan, tapi soal keberlanjutan karier sebagai pemain profesional mandiri.

Sejak meninggalkan Pelatnas Cipayung pada Mei 2025, Jojo memang terlihat lebih selektif dan kalkulatif dalam memilih turnamen.

Ia kini bertanggung jawab penuh atas arah kariernya sendiri, termasuk dalam menentukan kapan harus menekan pedal gas atau menarik rem.

Langkah ini membuktikan kedewasaannya dalam mengelola tekanan, baik tekanan dari publik maupun tekanan dari jadwal BWF yang kian mencekik.

Istirahat baginya adalah bagian dari latihan itu sendiri, sebuah fase penting untuk mengisi kembali energi kompetitifnya. Ia tidak ingin terjebak dalam lingkaran kelelahan kronis yang sering menghantui para pemain top dunia.

Kehilangan sosok Jojo di Istora tentu meninggalkan lubang besar bagi sektor tunggal putra Indonesia di ajang ini. Namun, hal ini sekaligus memberikan panggung bagi para junior untuk membuktikan diri di hadapan publik sendiri tanpa bayang-bayang sang senior. Ini adalah waktu bagi regenerasi untuk mencicipi atmosfer magis Istora yang sebenarnya.

Bagi Jonatan, melewatkan Indonesia Masters 2026 adalah pengorbanan kecil untuk kemenangan-kemenangan besar di masa depan.

Ia tetap berkomitmen untuk mengharumkan nama bangsa, meski kali ini ia harus mendukung rekan-rekannya dari pinggir lapangan. Fokusnya kini dialihkan untuk pemulihan total agar siap menghadapi tur turnamen berikutnya.

Kisah Jojo adalah cermin dari evolusi seorang atlet; dari seorang bocah berbakat yang mengejar trofi, menjadi seorang profesional sejati yang menguasai manajemen risiko. Keputusan mundur ini adalah pernyataan bahwa ia masih memiliki ambisi besar di masa depan dan ingin memastikan tubuhnya siap untuk mewujudkannya.

Secara lebih spesifik, Jonatan Christie mengungkapkan bahwa kelelahan fisik adalah alasan utama yang tidak bisa diabaikan.

Turnamen Indonesia Masters 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 20 hingga 25 Januari ini datang tepat setelah perjuangan melelahkan di luar negeri.

Sebelum tiba di tanah air, Jojo baru saja menyelesaikan dua turnamen besar secara beruntun, yaitu Malaysia Open dan India Open.

Intensitas tinggi dalam dua pekan terakhir benar-benar menguras banyak energi pemain kelahiran Jakarta ini.

Jojo merujuk pada pengalamannya di tahun 2025 sebagai pelajaran berharga yang sangat membekas. Ia pernah memaksakan diri dalam jadwal yang serupa dan hasilnya tidak sesuai dengan harapan karena kondisi fisik yang menurun drastis.

Bagi Jojo, mendengarkan tubuh dan pikiran adalah prioritas utama saat ia sudah merasa mencapai batas maksimal. Memaksakan diri untuk bermain melebihi kapasitas dianggap sebagai risiko yang terlalu besar bagi keberlangsungan kariernya.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Kamis, 05 Maret 2026 (15 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:32
Subuh 04:42
Zhuhr 12:03
‘Ashr 15:13
Maghrib 18:06
‘Isya’ 19:14

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved