Nelayan Gorontalo Hilang
Pencarian Nelayan Hilang di Teluk Tomini Gorontalo, Tim SAR Perluas Penyisiran
Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap nelayan yang hilang di Perairan Teluk Tomini, Kabupaten Gorontalo, Jumat (12/6/2026).
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PENCARIAN-ORANG-HANYUT-Tim-SAR-gabungan-lakilan-pencarian-di-hari-ke-empat.jpg)
Ringkasan Berita:
- Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian nelayan Hermana Ali (40) yang hilang di Perairan Teluk Tomini
- Pencarian difokuskan di area seluas 49,8 nautical mile persegi dengan penyisiran menggunakan RIB 01 Gorontalo
- Hingga kini korban belum ditemukan, sementara operasi SAR akan terus dilanjutkan sesuai SOP selama tujuh hari
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap nelayan yang hilang di Perairan Teluk Tomini, Kabupaten Gorontalo, Jumat (12/6/2026).
Operasi SAR yang memasuki hari keempat itu difokuskan pada penyisiran area laut yang lebih luas hingga mengarah ke perairan Bilato.
Korban diketahui bernama Hermana Ali (40), warga Desa Kayubulan, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo.
Berdasarkan laporan operasi SAR, tim gabungan memulai kegiatan dengan briefing pada pukul 07.05 Wita.
Baca juga: Update Harga Emas Antam Jumat 12 Juni 2026, Pecahan 1 Gram Kini Rp2,709 Juta, Ini Daftarnya
Selanjutnya pada pukul 07.15 Wita, tim bergerak menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 01 Gorontalo untuk melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.
Penyisiran dilakukan pada area pencarian seluas 49,8 nautical mile persegi yang telah ditentukan berdasarkan analisis kondisi laut, arah angin, dan pergerakan arus.
Tim SAR gabungan terdiri dari tujuh personel Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Gorontalo, dua personel Polairud Gorontalo, serta dibantu keluarga korban dan masyarakat setempat.
Sejak pagi hari, armada SAR terlihat menyisir perairan yang mengarah ke wilayah Bilato untuk mencari kemungkinan keberadaan korban.
Pantauan TribunGorontalo.com di lokasi, cuaca pada Jumat pagi terpantau cerah berawan.
Kondisi laut juga relatif tenang dengan gelombang yang tidak terlalu tinggi sehingga mendukung proses pencarian.
Meski demikian, tim tetap meningkatkan kewaspadaan selama operasi berlangsung mengingat kondisi cuaca di laut dapat berubah sewaktu-waktu.
Hingga siang hari, pencarian masih terus dilakukan dan hingga saat ini Tim SAR gabungan masih dalam proses pencarian.
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Dijadwalkan Datang Lagi ke Gorontalo Hadiri Hari Puncak PENAS
Seluruh unsur SAR terus berupaya memaksimalkan penyisiran di area yang telah dipetakan.
Sebelumnya, Hermana Ali dilaporkan hilang setelah berangkat melaut untuk mencari ikan pada Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 03.00 Wita.