Banjir di Gorontalo
Akses Jalan Tertutup Longsor di Bone Bolango Gorontalo, Excavator Akhirnya Diturunkan
Proses pembersihan material longsor di Desa Muara Bone, Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, masih terus berlangsung
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/BANJIR-DAN-LONGSOR-Pembersihan-banjir-dan-longsor-di-Desa-Muara-Bone.jpg)
Ringkasan Berita:
- Pembersihan material longsor di Desa Muara Bone masih berlangsung dengan bantuan alat berat milik Balai Jalan.
- Warga bersama aparat gabungan bergotong royong membersihkan lumpur, batu dan kayu yang menutup akses jalan maupun rumah warga.
- BPBD Bone Bolango mengimbau masyarakat tetap waspada karena wilayah Kecamatan Bone masih berpotensi diguyur hujan lebat dan longsor susulan.
TRIBUNGORONTALO.COM, Bone Bolango -- Proses pembersihan material longsor di Desa Muara Bone, Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, masih terus berlangsung hingga Kamis (28/5/2026) malam.
Satu unit alat berat milik Balai Jalan mulai diterjunkan ke lokasi sekitar pukul 20.10 Wita untuk membantu membuka akses jalan yang sempat tertutup material longsoran.
“Alat berat dari Balai Jalan sudah dikerahkan dan langsung membersihkan badan jalan dan material yang diakibatkan oleh kejadian bencana longsor,” ujar salah satu petugas di lokasi.
Baca juga: Agar Air Keruh Pascabanjir Biau Gorut Jadi Layak Minum, Brimob Turunkan Water Treatment
Sebelumnya, banjir dan tanah longsor menerjang sejumlah desa di Kecamatan Bone setelah hujan deras mengguyur wilayah pesisir sejak Selasa malam (26/5/2026).
Meski kondisi banjir mulai berangsur surut, sisa lumpur, batu, kayu dan material longsoran masih menutup sejumlah akses jalan maupun masuk ke rumah-rumah warga.
Sejak pagi hari, warga bersama aparat gabungan terlihat bergotong royong membersihkan material banjir menggunakan alat seadanya.
Sejumlah personel TNI-Polri juga membantu membuka jalur yang sempat lumpuh akibat timbunan tanah dan bebatuan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bone Bolango, Achril Yoan Babyonggo mengatakan saat ini penanganan di lapangan difokuskan pada tahap pembersihan pascabencana.
“Saat ini mereka tinggal pembersihan rumah. Kami dari BPBD, pihak TNI-Polri bergotong royong membersihkan material yang sempat ke jalan,” ujar Achril saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com melalui sambungan telepon WhatsApp.
Menurutnya, proses penanganan sempat terkendala karena terdapat material longsoran berupa batu besar di beberapa titik sehingga membutuhkan bantuan alat berat.
Data kaji cepat BPBD Bone Bolango mencatat sedikitnya 35 rumah warga terdampak banjir dan longsor di Desa Muara Bone.
Selain merendam rumah warga, longsor juga sempat memutus akses jalan menuju permukiman masyarakat.
Pemerintah desa bersama aparat gabungan sebelumnya langsung bergerak melakukan penanganan darurat sejak malam kejadian.
Sejumlah warga yang rumahnya terdampak juga sempat dievakuasi ke lokasi aman di dusun setempat.