Jumat, 3 April 2026

Gempa Bumi

BMKG Ungkap Alasan Gorontalo Tak Termasuk Daerah Siaga Tsunami Pascagempa M7,6 di Malut-Sulut

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan wilayah Gorontalo tidak termasuk dalam daftar daerah yang berstatus siaga tsunami

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto BMKG Ungkap Alasan Gorontalo Tak Termasuk Daerah Siaga Tsunami Pascagempa M7,6 di Malut-Sulut
TribunGorontalo.com
PERINGATAN TSUNAMI -- Kolase tangkapan layar peringatan dini BMKG dan titik koordinat gempa tektonik, Kamis (2/4/2026). BMKG memastikan Provinsi Gorontalo tidak terancam potensi tsunami. (Sumber Foto: BMKG) 
Ringkasan Berita:
  • BMKG memastikan Provinsi Gorontalo tidak termasuk dalam tujuh daerah berstatus siaga tsunami pascagempa Magnitudo 7,6 di Laut Maluku. Posisi geografis yang jauh dari pusat gempa membuat wilayah ini relatif aman
  • BMKG merekomendasikan evakuasi di tujuh wilayah: Kota Ternate, hingga Minahasa Utara Bagian Selatan
  • Hingga pukul 07:02 WIB tercatat gempa susulan Magnitudo 4,6. BMKG mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk menjauhi pantai

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan wilayah Gorontalo tidak termasuk dalam daftar daerah yang berstatus siaga tsunami pascagempa tektonik Magnitudo 7,6 di Laut Maluku, Kamis pagi (2/4/2026).

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Djalaluddin Gorontalo, Cucu Kusmayancu, membenarkan adanya peringatan dini tsunami yang dikeluarkan BMKG untuk sejumlah wilayah di Maluku Utara dan Sulawesi Utara.

“Benar sekali,” ujarnya memastikan Provinsi Gorontalo tak terdampak potensi tsunami.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa Gorontalo tidak termasuk dalam tujuh daerah yang direkomendasikan untuk siaga maupun evakuasi. Hal ini karena posisi geografis Gorontalo dinilai cukup jauh dari pusat gempa.

“Alhamdulillah Gorontalo cukup aman, jaraknya cukup jauh dari sini,” tambahnya.

Hingga saat ini belum ada laporan mengenai dampak kerusakan akibat gempa di wilayah Gorontalo. Data sementara dari Pusdalops BPBD Provinsi Gorontalo menunjukkan kondisi tetap aman.

Daerah Berstatus Siaga

GEMPA BUMI — Titik koordinat gempa bumi, Kamis (2/4/2026) pagi. Gempa bumi mangitudo 7 3 mengguncang Maluku.
GEMPA BUMI — Titik koordinat gempa bumi, Kamis (2/4/2026) pagi. Gempa bumi mangitudo 7 3 mengguncang Maluku. (TribunGorontalo.com)

BMKG sebelumnya telah mengeluarkan rekomendasi evakuasi untuk beberapa daerah dengan status ancaman SIAGA, yakni:

Kota Ternate (05:53:14 WIB)

Halmahera (05:54:14 WIB)

Kota Tidore (05:56:14 WIB)

Kota Bitung (06:12:14 WIB)

Minahasa Bagian Selatan (06:17:14 WIB)

Minahasa Selatan Bagian Selatan (06:18:14 WIB)

Minahasa Utara Bagian Selatan (06:18:14 WIB)

Sebelumnya, BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami menyusul gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,6 yang mengguncang Laut Maluku pada Kamis pagi, 2 April 2026.

Berdasarkan data resmi BMKG, gempa terjadi pada pukul 05:48:16 WIB. Episenter gempa berada pada koordinat 1.25 LU dan 126.27 BT, atau berjarak 129 km arah tenggara Bitung, Sulawesi Utara, dengan kedalaman 62 km.

Beberapa menit kemudian, BMKG  merilis status Peringatan Dini Tsunami (PD-2) untuk wilayah Maluku Utara (Malut) dan Sulawesi Utara (Sulut). Masyarakat di pesisir wilayah tersebut diminta tetap waspada dan mengikuti arahan evakuasi dari pemerintah setempat.

“Potensi tsunami untuk diteruskan pada masyarakat. Ikuti arahan peringatan dini tsunami dari BPBD, BNPB, dan BMKG,” tulis pernyataan resmi BMKG.

Hingga pukul 07:02:56 WIB, tercatat telah terjadi gempa susulan dengan kekuatan lebih kecil. Salah satu gempa susulan signifikan berkekuatan Magnitudo 4,6 terjadi di Northern Molucca Sea dengan kedalaman 7 km.

BMKG mengimbau warga di wilayah terdampak untuk:

- Menjauhi kawasan pantai dan tepi sungai;

- Segera mencari tempat lebih tinggi jika merasakan guncangan kuat atau melihat air laut surut tiba-tiba;

- Tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya;

- Memantau informasi terkini melalui kanal resmi BMKG atau aplikasi WRS. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved