Minggu, 29 Maret 2026

Lebaran Ketupat Gorontalo

Membludak! Ribuan Warga Padati Gebyar Semarak Ketupat di Bulango Selatan Gorontalo

Antusiasme warga memuncak pada pelaksanaan Gebyar Semarak Ketupat di Kecamatan Bulango Selatan, Kabupaten Bone Bolango, Sabtu (28/3/2026). 

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Membludak! Ribuan Warga Padati Gebyar Semarak Ketupat di Bulango Selatan Gorontalo
TribunGorontalo.com
LOMBA -- Gebyar ketupat di Gorontalo meriah. Disaksikan oleh ratusan warga sekitar dan dari berbagai wilayah, Sabtu (28/3/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Gebyar Semarak Ketupat di Bulango Selatan dipadati warga hingga membuat area acara penuh sesak.
  • Sebanyak 16 lomba digelar, menarik partisipasi berbagai kalangan masyarakat.
  • Tingginya antusiasme menunjukkan kuatnya tradisi dan kebersamaan warga setempat.

 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Antusiasme warga memuncak pada pelaksanaan Gebyar Semarak Ketupat di Kecamatan Bulango Selatan, Kabupaten Bone Bolango, Sabtu (28/3/2026). 

Sejak siang hari, lokasi kegiatan sudah dipadati masyarakat dari berbagai penjuru desa hingga membuat area acara terlihat penuh sesak.

Pantauan Tribun Gorontalo di lokasi, warga berjejer di sepanjang pagar bambu yang dipasang panitia sebagai pembatas arena. 

Tidak hanya berdiri, sebagian warga bahkan rela duduk di tanah, berteduh di bawah baliho, hingga berdiri tempat yang lebih tinggi demi mendapatkan posisi terbaik untuk menyaksikan jalannya lomba.

Kerumunan tampak didominasi berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua. 

Baca juga: Belum Sempat Puasa Ramadan? Begini Cara Mengqadha dan Bayar Fidyah

Wajah-wajah antusias terlihat jelas, sebagian mengabadikan momen dengan ponsel, sementara lainnya fokus menyaksikan setiap perlombaan yang berlangsung di arena.

Di sisi lain, tenda-tenda sponsor yang berdiri di sekitar lokasi juga dipenuhi pengunjung. 

Warna merah mencolok dari tenda menjadi penanda pusat keramaian, sekaligus tempat warga berkumpul dan beristirahat sejenak dari padatnya area utama.

Sorak sorai penonton sesekali pecah, terutama saat lomba berlangsung. 

LOMBA -- Seorang warga unjuk kebolehan melewati rintangan
LOMBA -- Seorang warga unjuk kebolehan melewati rintangan pada acara Gebyar Ketupat Gorontalo, Sabtu (28/3/2026).

Suasana semakin hidup ketika peserta berusaha menaklukkan tantangan seperti jembatan bambu dan permainan lari karung emak-emak yang mengundang gelak tawa penonton.

Ketua panitia, Sri Aprilia Mayang, mengaku tidak menyangka jumlah pengunjung akan membludak seperti ini. 

Ia menyebut lonjakan ini menjadi bukti tingginya antusiasme masyarakat terhadap tradisi Lebaran Ketupat.

“Alhamdulillah, tahun ini jauh lebih ramai dari yang kami perkirakan. Ini menunjukkan bahwa kebersamaan masyarakat masih sangat kuat, apalagi dalam tradisi seperti ini,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan dua desa yaitu Desa Sejahtera dan Desa Lamahu dalam kegiatan ini menjadi salah satu faktor meningkatnya jumlah pengunjung. 

Selain itu, dukungan sponsor dan variasi lomba juga turut menarik minat warga.

“Memang dari awal kami ingin membuat kegiatan ini lebih meriah. Dengan adanya banyak lomba dan dukungan berbagai pihak, masyarakat jadi lebih tertarik untuk datang dan berpartisipasi,” tambahnya.

Sejak dimulai pada siang hari, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar. 

Panitia terlihat sigap mengatur jalannya acara di tengah padatnya pengunjung. 

Pemuda dari Karang Taruna dan remaja masjid turut aktif membantu mengarahkan warga serta menjaga ketertiban.

Area yang sebelumnya hanya berupa lapangan sederhana kini berubah menjadi pusat keramaian. 

Jalur bambu yang disiapkan untuk lomba dipenuhi peserta, sementara sisi-sisi lapangan dipadati penonton tanpa celah.

Bahkan, beberapa warga terlihat berdiri berlapis di belakang barisan depan karena keterbatasan ruang. 

Kondisi ini semakin menegaskan besarnya minat masyarakat terhadap kegiatan tersebut.

Sri Aprilia Mayang menambahkan, keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari kerja sama seluruh elemen masyarakat. 

Mulai dari persiapan hingga pelaksanaan, semuanya dilakukan secara gotong royong.

“Dari awal kami sudah komitmen bahwa kegiatan ini bukan hanya hiburan, tapi juga ajang mempererat kebersamaan,” katanya.

Diketahui beragam lomba disiapkan panitia untuk memeriahkan kegiatan. 

Total terdapat sekitar 16 jenis lomba yang dibagi dalam beberapa kategori, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Untuk anak-anak, panitia menghadirkan permainan sederhana seperti tarik benang berhadiah dan berbagai games ringan. 

Sementara untuk ibu-ibu, terdapat lomba unik seperti cukur kelapa dan make up pasangan.

Adapun untuk peserta laki-laki, lomba yang disiapkan cukup menantang, di antaranya panjat pinang, boxer air, hingga permainan jalan bambu.

“Memang ada klaster lombanya. Anak-anak ada, ibu-ibu ada, dan bapak-bapak juga ada. Totalnya sekitar 16 lomba,” jelas Sri.

Kegiatan itu dijadwalkan berlangsung pada pukul 14.00 Wita hingga pukul 21.00 Wita namun kegiatan doa sudah dimulai sejak pukul 07.00 Wita.

Kegiatan ini tidak hanya melibatkan panitia inti, tetapi juga organisasi kepemudaan seperti Karang Taruna dan remaja masjid dari dua desa.

Terakhir Ia juga berharap kegiatan serupa bisa terus dilaksanakan di tahun-tahun mendatang dengan konsep yang lebih inovatif, tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisi yang ada.

“Harapannya ke depan bisa lebih baik lagi, lebih kreatif, dan tetap melibatkan generasi muda supaya mereka juga belajar berorganisasi dan menjaga tradisi,” pungkasnya.

Dengan membludaknya jumlah pengunjung dan semaraknya suasana, Gebyar Semarak Ketupat tahun ini menjadi salah satu perayaan paling meriah di Bulango Selatan.(*/Jefri)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved