Sabtu, 14 Maret 2026

Pemprov Gorontalo

Gubernur dan Kapolda Gorontalo Tinjau Gerakan Pangan Murah, Warga Senang Harga Sedikit Lebih Murah 

Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, bersama Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Widodo meninjau langsung kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM)

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Gubernur dan Kapolda Gorontalo Tinjau Gerakan Pangan Murah, Warga Senang Harga Sedikit Lebih Murah 
TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu
GERAKAN PANGAN MURAH -- Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, saat berbincang dengan Kapolda Gorontalo Irjen Pol Widodo. Pemprov Gorontalo menyalurkan Gerakan Pangan Murah. 
Ringkasan Berita:
  • Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, bersama Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Widodo, meninjau langsung Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Taruna Remaja untuk memastikan ketersediaan stok pangan menjelang Idulfitri
  • Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang dicanangkan Kapolri untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok
  • Warga merasa terbantu dengan adanya selisih harga dan sistem belanja yang nyaman tanpa kupon

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, bersama Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Widodo meninjau langsung kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) digelar untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri.

Gusnar Ismail tiba di lokasi kegiatan sekitar pukul 10.00 Wita di pusat pelaksanaan GPM, Lapangan Taruna Remaja, Kelurahan Tenda, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Jumat (13/3/2026).

Setibanya di lokasi, ia langsung berkeliling mengunjungi lapak-lapak yang menjual berbagai kebutuhan pokok masyarakat.

Di lokasi tersebut terdapat sekitar lima lapak yang Menjual beragam kebutuhan sehari-hari, mulai dari minyak goreng, beras, telur, minuman soda hingga sejumlah bahan pokok lainnya. 

Harga yang ditawarkan kepada masyarakat dijual sedikit lebih rendah dibandingkan harga di pasaran karena menggunakan harga distributor.

Menurut Gusnar, kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah untuk membantu masyarakat menghadapi kebutuhan menjelang Idul fitri.

“Ini untuk membantu masyarakat menghadapi Hari Raya Idulfitri,” ujar Gusnar.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan seperti ini sekaligus menjadi pesan kepada masyarakat bahwa pemerintah selalu hadir di tengah masyarakat.

“Mengirim pesan kepada masyarakat bahwa pemerintah negara senantiasa berada di tengah-tengah mereka pada setiap saat,” katanya.

Gusnar juga memastikan bahwa kebutuhan pokok masyarakat di Gorontalo tetap tersedia.

Sementara itu, Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Widodo, menjelaskan bahwa kegiatan Gerakan Pangan Murah merupakan program yang dicanangkan secara nasional oleh Kapolri.

“Ini program dari pusat, Kapolri mencanangkan program Gerakan Pangan Murah serentak,” ujar Widodo.

Ia menambahkan bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut tidak hanya dilakukan di tingkat Polda, tetapi juga dilaksanakan oleh jajaran Polres di daerah.

“Esensinya dari yang disampaikan pak gubernur bahwa pangan kita siap,” katanya.

Baca juga: Lowongan Kerja Gorontalo, Mandiri Utama Finance Buka Rekrutmen hingga 31 Maret 2026

GERAKAN PANGAN MURAH -- Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, bersama Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Widodo, meninjau lapak Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kota Gorontalo, Jumat (14/3/2026).
GERAKAN PANGAN MURAH -- Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, bersama Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Widodo, meninjau lapak Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kota Gorontalo, Jumat (14/3/2026). (TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)

Setelah peninjauan lapangan, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan zoom meeting bersama jajaran Polri.

Di sisi lain, kegiatan tersebut juga mendapat respons positif dari masyarakat. 

Salah satu warga, Voni Lanti, mengaku senang bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga yang sedikit lebih murah.

Voni yang berasal dari Kelurahan Donggala, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo, datang ke lokasi untuk membeli sejumlah kebutuhan rumah tangga seperti beras, telur, gula, sabun cuci, naget, dan minyak kelapa. 

Ia mengetahui kegiatan tersebut dari informasi yang beredar di grup WhatsApp.

Meski selisih harga tidak terlalu jauh dengan harga di warung, ia tetap merasa terbantu.

“Perbedaan hanya sedikit dari yang biasa dibeli,” ujarnya.

Ia bahkan membandingkan harga gula yang dijual di kegiatan tersebut dengan harga di warung.

“Kalau di sini ka harga gula Rp 17.500 kalau di warung Rp 20.00 ukuran 1 kg,” katanya.

Voni berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan dan harga kebutuhan pokok bisa dibuat lebih murah lagi seperti pada pasar murah.

Menurutnya, salah satu hal yang membuat kegiatan ini nyaman bagi masyarakat adalah karena tidak menggunakan sistem kupon, sehingga pembeli tidak perlu berdesakan.

“Alhamdulillah tidak berdesakan, terjangkau dan tidak pakai kupon,” pungkasnya.

Voni mengatakan barang yang dibelinya akan digunakan untuk kebutuhan keluarga menjelang Idulfitri. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Sabtu, 14 Maret 2026 (24 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:30
Subuh 04:40
Zhuhr 12:01
‘Ashr 15:05
Maghrib 18:03
‘Isya’ 19:11

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved